Aku Bukan Jodohnya - Skenario Film Panjang Pertama yang Ditulis Endik Koeswoyo dari Desa






Film Aku Bukan Jodohnya menjadi tontonan yang menarik dan ringan, untuk menemani liburan akhir tahun 2021. Aku Bukan Jodohnya dapat dinikmati mulai 30 Desember 2021, yang tayang di aplikasi Maxstream. Kelebihan yang disuguhkan Film ini tentu saja dengan kehadiran aktris muda yang dikolaborasikan dengan aktris dan aktor kawakan. Seperti Ica Maysha, Syakir Daulay, Khaliltoktok, Rahmat Ababil, Boah Sartika, Cut Ashifa, Zikri Daulay,  serta sejumlah actor kenamaan tanah air Arry Febrian, Hesti Putri, Donny Alamsyah dan Cut Mini.

Sebuah drama romantis remaja yang sangat relate dengan kisah pecintaan remaja yang khawatir jika tidak berjodoh, dibalut dengan jenaka, ringan, dan mengandung banyak pesan kehidupan.  “Film ini menjelaskan tentang semua orang pernah mengalami percintaan dimana kita tidak bisa mencintai orang yang tidak bisa kita miliki, atau mencintai orang yang sudah ada pemiliknya,” jelas Syakir Daulay.


Syakir Daulay tidak main-main dalam menggarap film Aku Bukan Jodohnya, dia menggandeng Endik Koeswoyo, penulis ngehits yang sudah melahirkan banyak skenario film bioskop, dan film televisi untuk menulis skenarionya. “Kurang lebih 3 bulan saya mengerjakan skenario ini, ketemu Syakir hanya sekali waktu di Jakarta, kemudian diskusi dan proses kreative berlanjut melalui whatsaap,” ujar Endik Koeswoyo yang sejak bulan Juli memilih tinggal di Desa Wisata Serang Blitar.


Masih menurut Endik Koeswoyo, Syakir punya potensi untuk menjadi sutradara besar, “Syakir ini mampu melakukan revisi skenario dengan sangat detail, kemampuannya dalam bidang kreative sangat terlihat jelas, dialog-dialog dan adegan yang matang selalu muncul dalam diskusi-diskusi kami melalui telephone, saat kami melakukan revisi skrenario Aku Bukan Jodohnya.” Endik Koeswoyo juga menjelaskan kalau Aku Bukan Jodohnya adalah skenario pertama yang dia tulis berdasarkan lagu. Selain itu, Aku Bukan Jodohnya adalah skenario film panjang pertama yang dia tulis dari Desa Wisata Serang, tanpa harus ke Jakarta.


Syakir Daulay mengakui untuk film ini ia harus kerja ekstra, selain menjadi pemain ia juga menjadi sutradara. “Begitu karya ini jadi, saya bersemangat karena ini pembuktiaan karya saya di dunia entertainment. Saya menjadi sutradara di usia relatif muda, banyak belajar dari sutradara senior. Dari A sampai Z saya terlibat langsung. Dan yang paling penting film ini tidak hanya cinta tapi juga mengajarkan dan menerima sebuah keikhlasan” ujar Syakir.


Penasaran sama cerita Aku Bukan Jodohnya yang diangkat dari lagu dengan judul yang sama karya Tri Suaka? Jangan lupa nonton ya.



Posting Komentar untuk "Aku Bukan Jodohnya - Skenario Film Panjang Pertama yang Ditulis Endik Koeswoyo dari Desa"

www.jaringanpenulis.com