www.jaringanpenulis.com


Rabu, 30 November 2016

DAFTAR NOMINASI PIALA MAYA 2016


 Pengumuman Nominasi Piala Maya 2016 “5elebrasi”
Selebrasi tahun penuh pencapaian di industri film Indonesia dengan apresiasi.

KABAR JPI - Jakarta, November 2016 – Piala Maya 2016, ajang apresiasi film Indonesia dari dunia maya, kembali hadir dengan semangat untuk kelima kalinya. Tema yang diusung kali ini adalah “5ELEBRASI”. Sebagai wujud sukacita terhadap berbagai pencapaian di film Indonesia selama satu tahun. Film-film box office dengan jutaan penonton silih berganti meramaikan layar bioskop adalah wujud dari semakin diterimanya film Indonesia di “rumah” sendiri.

Komite Pemilihan Piala Maya 2016

Berlokasi di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia – West Mall, Jakarta, Piala Maya 2016 akan mengumumkan para nominasi pada Rabu, 30 November 2016 pukul 12.30 WIB. Film Indonesia yang masuk nominasi adalah yang dirilis sejak akhir November 2015 hingga November 2016. Selain mengapresiasi film-film panjang bioskop dan film pendek, Piala Maya menghadirkan kategori baru untuk Video Musik dan Produser Film sebagai kategori baru.  

Pada penyelenggaraan kali ini, Piala Maya kembali melibatkan sosok-sosok yang aktif di dunia maya serta penonton setia film Indonesia sebagai anggota komite pemilih. Mulai dari sineas, jurnalis, praktisi, musisi, kritikus film, akademisi, ilmuwan, aktivis, peneliti, perancang busana, ilustrator, hingga budayawan dari seluruh Indonesia.

"Di tahun ke lima ini ada 180 komite yang dibagi menjadi komite umum, profesi, dan kehormatan. Komite profesi adalah mereka yang berasal dari industri film, komite kehormatan adalah orang-orang yang kami undang khusus yang berlatar belakang dari luar dunia film, dan komite umum adalah orang-ornag yang berada dalam semua komite tersebut," ungkap Rangga Wisesa, PR & Program Director Piala Maya.

Morgan Oey 


Sementara itu,  Hafiz Husni, Festival Director Piala Maya mengungkapkan bahwa di tahun ini Piala Maya ingin kembali dekat dengan para pelaku dan penyuka industri film di Indonesia. Baik konsep pemillihan nominasi hingga malam penganugrahan akan dibuat sedekat mungkin dengan penontonnya.

“Kami mengambil tema 5ELEBRASI karena memang banyak sekali film Indonesia yang dibuat di tahun ini. Di Piala Maya kelima ini, kami ingin mendekatkan kembali para pelaku industri perfilman dengan pecinta film tanah air. Suasana yang kami bangun juga lebih kekeluargaan, baik dari pengumuman nominasi hingga malam penganugrahan nanti,” tutur Hafiz.

Sejumlah insan perfilman Indonesia hadir di Pengumuman Nominasi Piala Maya 2016. Turut membacakan nominasi; di antaranya Marcella Zalianty, Niniek L. Karim, Morgan Oey, Acha Septriasa, dan Nazyra C. Noer.

Marcella Zalianty & Niniek L Karim

“Senang karena baru ini saya ikutan langsung. Apalagi ada 180 orang dari dalam dan luar perfilman yang juga sangat kompeten mendukung Piala Maya 2016 ini. Menurut saya Piala Maya adalah alat untuk mengembangkan film Indonesia ke arah yang lebih baik. Semua yang terlibat memang punya ketertarikan khusus terhadap film Indonesia,” ungkap Morgan Oey setelah membacakan nominasi Piala Maya 2016.

Piala Maya ingin mengajak insan penikmat film Indonesia dari berbagai profesi dan lintas usia untuk turut merayakan film Indonesia lewat apresiasi. Para komite bisa menyaksikan film-film Indonesia yang diakses terbatas via Kineria.com.

Adapun dari 120 film yang dikaji, nominasi Piala Maya 2016 dapat dilihat di laman pialamaya.com/nominasi. Penganugrahan Piala Maya 2016 akan diselenggarakan pada 18 Desember 2016 di Ballroom Grankemang, Jakarta.




DAFTAR NOMINASI PIALA MAYA 2016


KATEGORI TEKNIS FILM PANJANG
FILM CERITA PANJANG / FILM BIOSKOP TERPILIH

  • A COPY OF MY MIND - Lo-Fi Flicks & CJ Entertainment
  • ADA APA DENGAN CINTA? 2 - Miles Film, Legacy Pictures & Tanakhir Films 
  • AISYAH: BIARKAN KAMI BERSAUDARA - Film One Production 
  • ATHIRAH - Miles Film 
  • MY STUPID BOSS - Falcon Pictures 
  • SUNYA - Sinema Hari Cipta 
  • SURAT DARI PRAHA - Visinema Pictures, Tinggikan Production, 13 Entertainment 
  • WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS! PART 1 - Falcon Pictures


SUTRADARA TERPILIH

  • A COPY OF MY MIND - Joko Anwar
  • AISYAH: BIARKAN KAMI BERSAUDARA - Herwin Novianto
  • ATHIRAH - Riri Riza 
  • SUNYA - Hari Suhariyadi
  • SURAT DARI PRAHA - Angga Dwimas Sasongko


SKENARIO ASLI TERPILIH

  • 3 SRIKANDI - Swastika Nohara & Iman Brotoseno
  • A COPY OF MY MIND - Joko Anwar 
  • AISYAH: BIARKAN KAMI BERSAUDARA - Jujur Prananto 
  • SURAT DARI PRAHA - M. Irfan Ramli 
  • TALAK 3 - Bagus Bramanti, Wahana Penulis


SKENARIO ADAPTASI TERPILIH

  • ADA APA DENGAN CINTA? 2 - Mira Lesmana & Prima Rusdi 
  • ATHIRAH - Salman Aristo, Riri Riza 
  • CATATAN DODOL CALON DOKTER - Ardiansyah Solaiman, Chadijah Siregar
  • MY STUPID BOSS - Upi 
  • NGENEST - Ernest Prakasa


TATA KAMERA TERPILIH

  • A COPY OF MY MIND - Ical Tanjung 
  • ADA APA DENGAN CINTA? 2 - Yadi Sugandi 
  • ATHIRAH - Yadi Sugandi 
  • RUDY HABIBIE - Ipung Rachmat Syaiful 
  • SURAT DARI PRAHA - Ivan Anwal Pane


TATA ARTISTIK TERPILIH

  • 3 SRIKANDI - Frans XR Paat 
  • A COPY OF MY MIND - Windu Arifin 
  • AACH…AKU JATUH CINTA - Allan Sebastian 
  • ATHIRAH - Eros Eflin 
  • SURAT DARI PRAHA - Chupy Kaisuku


TATA MUSIK TERPILIH

  • ADA APA DENGAN CINTA? 2 - Melly Goeslaw & Anto Hoed 
  • ATHIRAH - Juang Manyala 
  • RUDY HABIBIE - Tya Subiakto & Krisna Purna
  • SABTU BERSAMA BAPAK - Andhika Triyadi 
  • SURAT DARI PRAHA - Thoersi Argeswara


PENYUNTINGAN GAMBAR TERPILIH

  • A COPY OF MY MIND - Arifin Cuunk
  • ADA APA DENGAN CINTA? 2 - W. Ichwandiardono
  • AISYAH: BIARKAN KAMI BERSAUDARA - Wawan I. Wibowo 
  • PANTJA SILA: CITA-CITA DAN REALITA - Aline Jusria
  • SURAT DARI PRAHA - Ahsan Andrian


TATA SUARA TERPILIH

  • A COPY OF MY MIND - Khikmawan Santosa 
  • BANGKIT! - Khikmawan Santosa 
  • COMIC 8: CASINO KINGS PART 2 - Khikmawan Santosa 
  • RUDY HABIBIE - Khikmawan Santosa & Satrio Budiono 
  • SURAT DARI PRAHA - Satrio Budiono


TATA EFEK KHUSUS TERPILIH

  • 3 SRIKANDI - Rivai 
  • BANGKIT! - Raiyan Laksamana 
  • JUARA - Enspire Studio 
  • THE DOLL 
  • WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS! PART 1 - Epics FX Studios


TATA KOSTUM TERPILIH

  • AACH… AKU JATUH CINTA - Retno Ratih Damayanti 
  • ATHIRAH - Chitra Subyakto 
  • NEGERI VAN ORANJE - Quartini Sari 
  • RUDY HABIBIE - Retno Ratih Damayanti 
  • WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS! PART 1 - Aldie Harra, Upay

   

TATA RIAS WAJAH & RAMBUT TERPILIH

  • 3 SRIKANDI - Ebah Syebah 
  • ATHIRAH - Jerry Octavianus 
  • MY STUPID BOSS - Eba Sheba, Adi Wahono 
  • RUDY HABIBIE - Darto Unge 
  • WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS! PART 1 - Adi Wahono, Tomo


DESAIN POSTER TERPILIH

  • A COPY OF MY MIND (official theatrical poster)
  • ATHIRAH (official theatrical poster)
  • COMIC 8: CASINO KINGS PART 2 
  • NAY 
  • WINTER IN TOKYO (official theatrical poster)


LAGU TEMA TERPILIH

  • 3 SRIKANDI "Tundukkan Dunia” - Bunga Citra Lestari - Cipt: Andi Rianto, Arie S.W. 
  • ADA APA DENGAN CINTA? 2 "Ratusan Purnama" Melly Goeslaw & Marthino Lio - Cipt: Melly Goeslaw & Anto Hoed  
  • ATHIRAH "Ruang Bahagia" - Endah n Rhesa 
  • SINGLE "Sementara Sendiri” - Geisha 
  • SURAT DARI PRAHA "Nyali Terakhir" - Julie Estelle & Tyo Pakusadewo - Cipt: Glenn Fredly



KATEGORI    PEMERANAN AKTOR UTAMA TERPILIH
  • Abimana Aryasatya - WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS! PART 1
  • Chicco Jerikho – A COPY OF MY MIND 
  • Reza Rahadian – MY STUPID BOSS 
  • Tyo Pakusadewo – SURAT DARI PRAHA 
  • Vino G. Bastian - WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS! PART 1


AKTRIS UTAMA TERPILIH

  • Bunga Citra Lestari – MY STUPID BOSS 
  • Christine Hakim – IBU MAAFKAN AKU
  • Cut Mini – ATHIRAH 
  • Laudya Cynthia Bella – AISYAH: BIARKAN KAMI BERSAUDARA
  • Sha Ine Febriyanti – NAY


AKTOR PENDUKUNG TERPILIH

  • Adi Kurdi – CATATAN DODOL CALON DOKTER 
  • Arie Kriting – AISYAH: BIARKAN KAMI BERSAUDARA 
  • Chew Kinwah - MY STUPID BOSS 
  • Christoffer Nelwan – ATHIRAH 
  • Deva Mahenra – SABTU BERSAMA BAPAK


 AKTRIS PENDUKUNG TERPILIH

  • Acha Septriasa – SHY SHY CAT 
  • Adinia Wirasti – ADA APA DENGAN CINTA? 2 
  • Chelsea Islan – 3 SRIKANDI
  • Titiek Puspa – INI KISAH TIGA DARA
  • Widyawati Sophiaan – SURAT DARI PRAHA


AKTOR PENDATANG BARU TERPILIH

  • Arman Dewarti – ATHIRAH
  • Bisma Karisma – JUARA 
  • Hery “Omo Kucrut” Purnomo – GILA JIWA
  • Kevin Anggara – NGENEST 
  • Richard Kyle – INI KISAH TIGA DARA


AKTRIS PENDATANG BARU TERPILIH (Piala Tuti Indra Malaon)

  • Annisa Rawles – SINGLE 
  • Hany Valery – JINGGA 
  • Lala Karmela – NGENEST 
  • Sheryl Sheinafia – KOALA KUMAL 
  • Tatyana Akman – INI KISAH TIGA DARA


AKTOR / AKTRIS MUDA (CILIK / REMAJA) TERPILIH

  • Ajil Ditto – THE FABULOUS UDIN 
  • Caitlin Halderman – ADA CINTA DI SMA 
  • Dionisius Rivaldo Moruk - AISYAH: BIARKAN KAMI BERSAUDARA
  • Jefan Nathanio - AKU INGIN IBU PULANG 
  • Sinyo – WONDERFUL LIFE   


PENAMPILAN SINGKAT NAN BERKESAN (Piala Arifin C. Noer)

  • Adipati Dolken – KOALA KUMAL 
  • Ence Bagus – WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS! PART 1 
  • Jennifer Arnelita – SABTU BERSAMA BAPAK 
  • Nova Eliza – AACH…AKU JATUH CINTA 
  • Tora Sudiro – ADA CINTA DI SMA


KATEGORI NON-BIOSKOP FILM PENDEK TERPILIH
  • AMELIS - Sutradara: Dery Prananda
  • BUNGA DAN TEMBOK - Sutradara: Eden Junjung
  • KITORANG BASUDARA - Sutradara: Ninndi Raras
  • MANUK - Sutradara: Ghalif P. Sadewa
  • MEMORIA - Sutradara: Kamila Andini
  • NOMOPHOBIA - Sutradara: Caecilia Sherina
  • ON THE ORIGIN OF FEAR: Sutradara: Bayu Prihantoro Filemon
  • PANGREH   - Sutradara: Harvan Agustriansyah


FILM DOKUMENTER PENDEK TERPILIH

  • BIBI SITI SWITI - Sutradara: Cynthia Natalia 
  • J(M)UJUR - Sutradara: Ghalif P. Sadewa
  • MAMA AMAMAPARE - Sutradara: Yonri S. Revolt & Febian Kakisina
  • MATA ELANG Sutradara: Wisnu Dewa Broto
  • TEATER TANPA KATA : SENA DIDI MIME - Sutradara: Getar Jagatraya


FILM DOKUMENTER PANJANG TERPILIH

  • INDONESIA KIRANA - Sutradara: Febian Nurrahman Saktinegara
  • PANTJA-SILA : CITA-CITA DAN REALITA - Sutradara: Tino Saroengallo & Tyo Pakusadewo
  • SIHUNG - Sutradara: Esa Hari Akbar


FILM ANIMASI TERPILIH

  • ANG - Sutradara: Michaela Clarissa Levi
  • #KAMITIDAKTAKUT - Sutradara: Irsan Permana
  • SURAT UNTUK JAKARTA - Sutradara: Andri  Sugianto, Aditya Prabaswara, Ardhira Anugrah Putra 
  • LAKUNA - Sutradara: Yulio Darmawan
  • THE CHOSEN GENERATION - Sutradara: Ariel Victor


KRITIK FILM TERPILIH

  • Aef Anas - NGENEST : PENERIMAAN RASIAL
  • Catra Wardhana - ULASAN ADA CINTA DI SMA
  • Paskalis Damar - A COPY OF MY MIND : A COPY OF JOKO ANWAR’S MIND
  • Rachmat Hidayat Mustamin - REVIEW UANG PANAI
  • Rasyid Harry - ATHIRAH : KEKUATAN DI BALIK KELEMBUTAN


PIALA IQBAL RAIS : DEBUT SUTRADARA BERBAKAT

  • Agus Makkie - WONDERFUL LIFE
  • Ernest Prakasa – NGENEST
  • Ginanti Rona Tembang Asri - MIDNIGHT SHOW
  • Harvan Agustriansyah - PANGREH  
  • Iman Brotoseno - 3 SRIKANDI


KOLEKSI DVD TERPILIH

  • ADA APA DENGAN CINTA? Remastered
  • ADA APA DENGAN CINTA? 2 - Box Set
  • KAPAN KAWIN?


Kategori Terbaru : VIDEOKLIP MUSIK TERPILIH

  • CINTA - Penyanyi : Gamaliel Audrey Cantika - Sutradara : Gamaliel Tapiheru 
  • KALI KEDUA - Penyanyi : Raisa - Sutradara : Davy Linggar
  • MENDEKAT MELIHAT MENDENGAR - Penyanyi : MALIQ & D’Essentials - Sutradara : Joey Christian
  • RUANG BAHAGIA - Penyanyi : Endah n Rhesa - Sutradara : Aditya Ahmad 
  • RUANG SENDIRI - Penyanyi : Tulus - Sutradara : Galih Mulya Nugraha

***
Sumber berita : Berita Pers dari panitia PIALA MAYA



Selasa, 29 November 2016

Daun Jatuh

Puisi - Seno Ns

KAMU

Dia menua,
Lemah pasrah
terbelai angin.

Bahagia,
Rebah dipangku tanah
menemui kekasih yang lain.

Berguna,
Menyuguh indah
pada jiwa pecandu angin.



AKU

Dia binasa,
Dipasung perih
teracuni angin.

Sengsara,
Membujur abai belas kasih
bercumbu dengan pendosa lain.

Terhina,
Menjelma buih
pada perindu dahaga batin.

Bantul, 2016


Rabu, 23 November 2016

Perempuan Yang Menenun Diam Puisi - Pidri Esha

Perempuan Yang Menenun Diam
Puisi - Pidri Esha

kesepuluh jemari lentik itu
menciptakan nada dari pucuk cemara,
dari pekat malam, dari kuncup kenanga,
dari segala resah bahkan air mata.

kau, perempuan yang menenun diam,
kelopak sunyi di tangkai waktu.

Selasa, 22 November 2016

Pada Suatu Yogya

Pada Suatu Yogya
Puisi - Pidri Esha

Di pertigaan itu kita bertemu
setelah lelah melukis langkah
pada kegamangan hari-hari gundah
pada rontoknya daun-daun musim entah
pada gelinjang debu memerih bola mata
pada roda yang mencumbui rel kereta

Di pertigaan itu kita mengunyah
segala aneka celoteh yang terlontar
dari bibir seksi lembut menawan
sampai bibir yang hitam terkelupas beban

Lalu, kita berpisah
setelah menoreh kata
pada tepian cangkir basah
; Yogya





OPERASI GRATIS BIBIR & LANGIT-LANGIT SUMBING SUKSES MEMBUAT SENYUM BARU WARGA JATIM

OPERASI GRATIS BIBIR &  LANGIT-LANGIT SUMBING SUKSES MEMBUAT SENYUM BARU WARGA JATIM
Written by :  Novy E.R.



Team medis yang handal & profesional. Photo Dok. Smile Train
         KABAR JPI - Sidoarjo. Kegiatan sosial kemanusiaan ini merupakan rangkaian pengobatan massal yang dipimpin langsung oleh Kapolri  Drs. Tito Karnavian, MA, PhD dilaksanakan di Lapangan Jenggolo Sidoarjo. Bhakti sosial kesehatan POLRI di wilayah Polda Jatim  dalam rangka “Pelaksanaan program Kalpori yang memiliki slogan Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat guna meningkatkan situasi Kamtibnas.”
Untuk kegiatan Operasi Katarak dilaksanakan di RS Bhayangkara Samsoeri Mertojoso Surabaya, Khitanan Massal di Lapangan Jenggolo Sidoarjo dan Operasi Bibir Sumbing dilaksanakan di RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong Sidoarjo.
Kerja sama yang terjalin baik antara Kapolri, Rumah Sakit, Smile Train, dan Yayasan Senyum Sejahtera. Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong Sidoarjo bisa dibilang rumah sakit kelas menengah yang sukses melaksanakan program kegiatan kemanusiaan Bhakti Sosial Operasi Gratis Sumbing Bibir dan Langit-Langit pada hari Jum’at (18/11/2016) hingga Sabtu (19/11/2016)  dengan 52 pasien. Dengan informasi yang  jeda waktunya singkat, tidak lebih dari dua minggu. “Baksos ini sudah bisa dikatakan sukses melihat share info yang pendek waktunya,” kata Deasy, Country Manager Smile Train, Jakarta.
Pelaksanaan operasi bibir dan langit-langit sumbing ini dilaksanakan secara cepat hanya dalam waktu dua hari di ruang operasi  RS Bhayangkara Pusdik Porong Sidoarjo ini, yang ditangani langsung Ketua Yayasan Senyum Sejahtera, dr. Yantoko, Sp.BP-RE bersama dokter ahli lainnya dan paramedis RS Bhayangkara Pusdik Porong. “Operasi bibir sumbing dilakukan baik yang ada di luar (bibir) maupun di  dalam mulut (langit-langit) dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi Gratis untuk masyarakat kurang mampu,” ujar dr. Yantoko.  
Dari 52 pasien penderita bibir sumbing, usia paling muda yang ditangani untuk operasi adalah 3 bulan. Ada juga beberapa usia remaja (17 tahunan) dan dewasa (38 tahun). Penderita pun datang dari berbagai kota yang ada di Jawa Timur, antara lain Kediri, Blitar, Bojonegoro selain di kawasan Sidoarjo dan Pasuruan.
Para penderita labioschisis (bibir sumbing) yang sudah berhasil masa pengobatannya, esoknya team medis, dr. Yantoko dan rekan sejawat masih meninjau ulang hasilnya.”Mereka senang dan puas ada baksos yang sangat bermanfaat ini, Nov,” ujar dokter ramah yang pendidikan umumnya lulusan FKUB Malang ini.

Kompak dan bersahabat. Photo Dok. Smile Train

            Dari Smile Train, Deasy, suka bekerja sama dengan rumah sakit tersebut beserta jajaran kepolisian yang semangat dalam  membantu mewujudkan “senyum baru”. Begitu pula dengan team dokter spesialis bedah plastik yang benar-benar melakukan dengan tulus dan profesional dari hati. Hingga bhakti sosial sukses sering dilakukan hingga jangkauan seluruh Indonesia.
Sekadar informasi, bagi kalian yang mengetahui ada penderita bibir dan langit-langit sumbing tidak mampu, baik sanak saudara, tetangga, kenalan terutama di wilayah Malang Raya, bisa menghubungi kontak person di bawah ini untuk ditindaklanjuti ke dokter yang akan menangani.

Persyaratan pendaftaran :
1. Fotokopi KTP/Akte Kelahiran/KK
2. Alamat rumah, Telpon/HP
3. Kategori Umur :
-    Bibir Sumbing                  Min. 3 bulan
-    Celah Langit-Langit         Min. 1,5 tahun
4. Bagi yang telah mendapatkan operasi bibir/langit-langit sumbing namun hasilnya dirasa belum baik, dapat mengajukan pendaftaran untuk revisi / perbaikan.
5. GRATIS, tidak dipungut biaya  apapun hingga  post  operasi dan kontrol.
Pendaftaran tanpa batas waktu. Pelaksanaan baksos dan rumah sakit bisa menyesuaikan yang siap untuk bekerja sama. Melihat kondisi di lapangan.

Silahkan menghubungi :
Novy E.R. 081-233-68731 & 085-755-602-729

***

TENTANG PENULIS :

Novy E.R.  Seorang karyawati penyuka dan passion dunia kepenulisan, blogger dan travelling sembari mendengarkan lagu sebagai teman nulis. Bisa dihubungi di akun sosmed facebook Novy E.R. atau Instagram & Twitter: @NovyWriter  Blog: http://novavilla.wordpress.com/
















Minggu, 20 November 2016

JARINGAN PENULIS INDONESIA MEMBERIKAN FASILITAS PENERBITAN SECARA SELF PUBLISHING





KABAR JPI – Maraknya penerbit dengan mengusung gaya indie bebasis internet semakin menjamur, cita-cita menjadi penulis bisa kita raih dengan mudah dan cepat. Tetapi bagaimana dengan kualitas karya yang terbit secara self publishing? Apakah anda yakin buku yang anda beli dari penerbit self publishing berkualitas sama dengan penerbit mayor? Apakah anda yakin tidak kecewa dengan buku-buku yang terbit tanpa seleksi? Memilih buku self publishing memang agak gampang-gampang susah. Namun Jaringan Penulis Indonesia bekerja sama dengan Raditeens Publisher memiliki cara unik, khusus untuk Anggota Jaringan Penulis Indonesia yang hendak menerbitkan naskah buku, novel, kumpulan cerpen, kumpulan puisi, akan mendapatkan tantangan menarik. Naskah yang akan anda terbitkan akan kami seleksi, jika menurut tim seleksi naskah anda layak terbit maka logo Jaringan Penulis Indonesia akan berdampingan dengan logo Raditeens pada buku yang anda terbitkan. Kerenkan? Jadi jangan takut disebut penulis abal-abal, karena naskah anda masuk ke meja redaksi terlebih dahulu, naskah anda sekiranya belum layak maka akan kami tolak, sama seperti penerbit mayor melakukan seleksi naskah. Hal ini kami lakukan agar kami bisa menerbitkan naskah yang berkualitas.
       Jangan pesimis, jangan putus asa, naskah-naskah dari penulis yang kami tolak jangan dibuang dulu, jika masih bisa “diselamatkan” kami akan memberikan masukan-masukan untuk naskah anda agar menjadi naskah yang layak baca dan layak terbit. Bagaimana caranya? Kapan memulainya? Gampang, khusus untuk Anggota Jaringan Penulis Indonesia, anda cukup mengirimkan naskah yang hendak anda terbitkan ke email jaringanpenulis@gmail.com sertakan sinopsis, dan alasan kenapa tulisan anda layak diterbitkan, kirimkan naskah lengkap dengan profile penulis yang menarik dan keren. Naskah yang masuk akan kami seleksi dan akan kami berikan keputusan layak atau tidak untuk diterbitkan oleh Raditeens Publisher, jika layak, tahap selanjutkan akan kita diskusikan lebih lanjut. JPI akan memberikan seleksi awal, plus memberikan bimbingan untuk naskah-naskah yang hendak diterbitkan jika dirasa masih belum layak.
     Untuk mengetahui info lebih lanjut mengenai penerbit Raditeens, silahkan berkunjung ke website www.raditeens.com disana anda bisa menggali informasi lebih jauh. Jika tertarik, silahkan mencoba. Jangan takut untuk mencoba, karena kalau tidak mencoba, kita tidak pernah tau hasilnya seperti apa. 
         Pertanyaan selanjutnya, bagaimana jika buku kita sudah terbit? Sudah diseleksi, sudah layak, sudah standar seperti buku lainnya? Apa iya ada yang beli? Kan tidak ada di toko buku? Dan sejuta pertanyaan lainnya pasti akan mengganjal di benak kita kita semua, jawabannya sederhana, itulah fungsinya ikut komunitas sejenis JPI, dengan mengenal banyak orang, dengan mengenal para pecinta buku, para pembaca, para penulis dan para pejuang sastra lainya, maka promosi menjadi satu hal yang kami rasa cukup mudah. Bayangkan, jika sebuah karya yang bagus, didukung dengan promosi yang masif dan sistemastis, terus menerus maka buku yang sudah terbit akan menjadi bahan pertingan "calon pembaca" sederhananya begini, dalam group JPI baik itu di facebook, twitter atau instagram memiliki jumlah yang ribuan, atau sederhananya lagi, di group Whatsaap JPI & Raditeens ada sekitar 100-200 pengguna sosmed aktif, bagaimana jika dalam satu waktu, dalam satu kesempatan 200 orang ini sama-sama melakukan promosi besar-besaran di sosial media? Pertanyaan lain lagi muncul, memang mereka mau mempromosikan karya kita? Apa untungnya? Jawabnya sederhana saja, "gotong royong" saat ini anda membantu saya, besok saya akan membantu anda, jangan dibuat susah, dibuat sederhana saja. (EK)

                

Jumat, 18 November 2016

Berbagi Inspirasi Lewat Profesi

 Sumber foto: dokumentasi Kelas Inspirasi Tasikmalaya.


KABAR JPI - Tasikmalaya - Dokter, insinyur, tentara, polisi, pilot, guru, adalah segelintir profesi yang paling sering disebut bila anak-anak ditanya mengenai cita-citanya. Paradigma itu yang ingin coba diubah oleh para relawan Kelas Inspirasi (KI). Bahwa profesi tidak terbatas hanya segelintir itu saja. Ada banyak variasi profesi di luar sana yang tidak kalah menarik. Untuk itu sebanyak 166 relawan KI Tasikmalaya mengadakan kegiatan berbagi inspirasi di dua belas Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiah (MI) se-Kabupaten dan Kota Tasikmalaya pada Senin (7/3/2016).
KI adalah kegiatan non profit di mana seluruh penyelenggaraannya dilaksanakan secara swadaya oleh para relawan, termasuk biaya yang mungkin dibutuhkan. KI tidak hanya dilaksanakan di Tasikmalaya, tetapi sudah menyebar secara masif di seluruh penjuru tanah air. Pertama kali hadir pada tahun 2012 di Jakarta, kegiatan ini kemudian tumbuh dan berkembang di berbagai kota. Semua bertujuan sama, menggalang relawan yang peduli terhadap masa depan anak bangsa.
 Sumber foto: dokumentasi Kelas Inspirasi Tasikmalaya.

Tidak ada syarat khusus untuk menjadi relawan, hanya saja untuk inspirator (sebutan bagi relawan yang berbagi inpirasi), wajib memiliki profesi yang sudah dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 tahun terakhir. Hal ini dimaksudkan agar setiap inspirator dapat berbagi cerita dan pengalaman mereka secara lebih mendalam bagi anak-anak. Dan juga wajib cuti sehari dari pekerjaannya saat hari inspirasi dilaksanakan.
Salah seorang inspirator, Iman Kurnia Shiddiq, yang berprofesi sebagai engineer mengaku tidak keberatan mengambil cuti sehari untuk ikut dengan kegiatan KI. Menurutnya tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk kegiatan sosial dan berbagi. Kegiatan ini terlihat sederhana tapi bisa memiliki dampak besar untuk masyarakat. Baik untuk saat ini atau pun untuk masa yang akan datang.
          “Sangat menyenangkan. Senang bisa mengenalkan profesi kepada anak-anak SD yang semoga bisa menginspirasi mereka dalam bercita-cita. Dan senang bisa berbagi inspirasi dan pengalaman dengan sesama relawan,” ujarnya.
Pada kali ketiga ini, KI Tasikmalaya diikuti oleh relawan dari berbagai profesi yaitu dokter, pengacara, konsultan wisata, reporter majalah, pengusaha, wiraswasta, pengajar musik, dosen, polisi, petugas KPU, dan Asisten Daerah dari pemerintahan kabupaten Tasikmalaya yang terjun aktif sebagai inspirator di salah satu SD. Bahkan Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman, secara khusus datang menghadiri pembukaan Kelas Inspirasi di SD Negeri Ciangir Tamansari Kota Tasikmalaya.
 Sumber foto: dokumentasi Kelas Inspirasi Tasikmalaya.

Setiap tahunnya, KI Tasikmalaya selalu disambut hangat oleh pihak sekolah. Bahkan pada tahun ketiga ini. “Kegiantan ini sangat baik dan membantu sekali dalam mengenalkan berbagai profesi kerja mengingat guru sendiri memiliki keterbatasan pengetahuan profesi lain. Kegiatan ini juga didukung oleh orang tua murid sehingga kelas 1 dan 2 yang biasanya pulang cepat diperbolehkan ditambah jam sekolahnya untuk kegiatan ini. Semoga anak-anak terinspirasi, semangat mengejar cita-citanya”, kata guru MI Asshulahaa, Ma’ruf Irpan Hilmi.
Salah satu murid kelas 2 MI Asshulahaa, Aldi, merasa senang dan terinspirasi dengan adanya kegiatan ini. Kegiatan KI dimulai dengan membagi inspirasi oleh para inspirator di kelas selama kurang lebih satu jam. Kemudian diakhiri dengan menerbangkan balon yang berisi harapan dan cita-cita anak-anak. (RA)


 ***

TENTANG PENULIS
Penulis adalah lulusan teknik informatika dari Universitas Komputer Indonesia. Pernah menjadi kontributor untuk koran lokal Kabar Priangan. Hobi membaca, jalan-jalan, dan kuliner. Ibu rumah tangga yang menyambi jadi penulis. Twitter: @rehoshi. Facebook: Restiana Ayunita.


Sarjana Yang Tertukar

Fera Cahyanti Suludani

KABAR JPI – Ngawi - Fera Cahyanti Suludani, gadis manis kelahiran Ngawi 20 Februari 1992 ini adalah pegawai salah satu BANK BUMN di kota Ngawi.  Wajahnya yang sumringah dan senyumnya yang tulus bisa dinikmati nasabah setiap harinya. BANK unit Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur tempatnya bekerja. Sekilas tidak ada yang menonjol dalam dirinya, sama seperti pegawai Bank umumnya. Gadis yang fanatik dengan warna pink, dan gemar makan-makanan yang asam dan asin ini adalah seorang sarjana kependidikan lulusan kampus negeri di Kota Solo. Yah, sarjana Pendidikan. Dia adalah seorang guru Sosiologi dengan Gelar S.Pd.
Tahun 2013 silam, semasa dia lulus sarjana Pendidikan dengan IPK baik. Dia sama dengan teman-temanya, melamar kerja kesana-kemari, panggilan wawancara kerja sana-sini, dan tes berkali-kali, akhirnya dia ditrima di Bank BUMN tersebut pada Januari 2014.
Banyak yang bertanya, bahkan sering. Kenapa mbak, guru kok kerja di Bank? Sebenarnya saya ingin ngajar, tapi kenyataan saya disini, saya jalani yang ada didepan mata saja. Toh banyak juga yang menginginkan kerja seperti saya, dan gak semua orang diberi kesempatan sebaik ini, kata Fera, teller Bank di Ngawi itu. Loh mbak, berarti salah jurusan kuliahnya? Gak ada yang salah kok, semua ilmu bisa diterapkan dimana-mana, saya kuliah diajarin pengenalan karakter anak didik, nah di Bank pun saya juga harus mengenali karakter nasabah saya. Dituntut sabar dan tidak boleh marah, sama juga kalau kita jadi guru. Lanjut Fera dengan senyum manisnya.
Beginilah kenyataan, kadang kenyataan tidak sesuai dengan rencana kita. Seperti halnya, mbak Fera diatas, kuliah jurusan ke guruan tapi kerja di perbankan. Apapun profesi kita, apapun latar belakang pendidikan kita, kita harus yakin bahwa inilah yang terbaik buat kita saat ini. Teruslah berkarya dengan maksimal dan tunjukkanlah yang terbaik semampu kita. Ingat pepatah, Tak ada rotan, akarpun jadi. (ASP)



***
TENTANG PENULIS
Asep Syaifudin, lulusan S1 Pnd. Biologi, IKIP PGRI MADIUN, PPG Universitas Negeri Makassar. Penggemar Raditya Dika, pecinta tanaman dan hewan. Karyawan Bank BUMN di Ngawi. Anggota aktif Jaringan Penulis Indonesia ini bisa di hubungi via instagram @asepsyaifudin90.


Mengagumkan, Siswi MAN 2 Kudus Mampu Ciptakan Payung Ajaib Multi Fungsi

Yuni Rahma Khoirunnisa dan Vina Ardina Reswari menunjukkan karyanya



KABAR JPI - Kudus - Memenuhi kebutuhan remaja belia masa kini yang hobi berfoto selfie, dua siswi MAN 2 Kudus Oze Dora Ilala dan Nurmila Karimah terinspirasi membuat payung ’ajaib’. Pasalnya payung tersebut dapat digunakan sebagai tripod camera maupun menjadi tongkat narsis (tongsis). MAN 2 Kudus yang memiliki program kelas unggulan ini, ternyata cukup ampuh mencetak siswa siswinya lebih berkompeten di bidangnya. Salah satu mata pelajaran yang terdapat dalam program kelas tersebut adalah Produk Inovatif. ”Sebenarnya produk kreativitas yang berbentuk payung ini asal mulanya tugas sekolah mata pelajaran saat kelas X pada tahun 2013 silam,” kata Oze.
Oze melanjutkan, tugas itu dikerjakan secara berkelompok dengan Nurmila Karimah yang secara tidak sengaja, karena nomor absen yang berdekatan. Nah, dari kerja keras dua orang asal Kota Jepara tersebut, akhirnya terciptalah payung ‘ajaib’ tersebut. ”Saya dengan Nurmila, menciptakan payung sederhana. Batang payung itu bisa digunakan untuk tripod atau penyangga kamera,” terangnya.
Berkat karyanya yang inovatif itulah, Oze dan Nurmila bisa mengikuti kompetisi National Young Investors (NYIA) Award 2014 dan International Exhibition for Young Inventors (IEYI) di Gedung SMESCO, Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan yang diselenggarakan LIPI pada sekitar Oktober 2014 silam.
Nurmila pun mengungkapkan hal senada. Dia menuturkan, payung kreasinya bersama temannya bisa jadi penyangga kamera. Gagang atau batang payung itu bisa digunakan sebagai tripod atau penyangga kamera saat foto selfie. ”Bila payung itu diletakan secara terbalik, maka kegunaannya bisa sebagai tripod. Bila diletakan secara normal, maka jadi payung seperti biasa,” papar Nurmila.
Diketahui, untuk menciptakan alat ini, kedua siswi membeli peralatan sekitar Rp 150 ribu. Yakni untuk membeli kain nilon atau kain payung, beserta besi alumunium sebagai batang payungnya yang sekaligus bisa dijadikan tripod. ”Ya, kami merogoh kocek Rp 150 ribu dalam pembuatan payung ini, dan kami bisa ikut kompetisi tersebut. Kami bisa masuk dalam finalis, yang di situ sudah ada 24 finalis karya ilmiah remaja lainnya dari seluruh Indonesia,” paparnya.
Tak terhenti sampai di situ. Ternyata MAN 2 Kudus memiliki siswi berbakat lainnya yang juga memiliki inovasi yang tak kalah dari Oze dan Nurmila. Yaitu Yuni Rahma Khoirunnisa dan Vina Ardina Reswari yang membuat karya inovati berupa payung serba guna. Kedua siswi yang berasal dari kelas XI itu juga berasal dari kelas unggulan yang merupakan adik kelas Oze dan Nurmila. Tercipatanya karya inovatif itu juga berawal dari tugas kelompok mata pelajaran Produk Inovatif saat kelas X. ”Payung yang kami buat juga banyak kegunaannya,” ujar Yuni.
Yuni menjelaskan, payung buatannya itu bisa digunakan dalam tujuh fungsi sekaligus. Yaitu mulai dari payung, tenda, tongsis (tongkat narsis/tripod), ransel, senter (lampu), gelas (cangkir), emergency lab (tempat istirahat/tempat perawatan secara darurat). Ia dan temannya dalam membuat karya tersebut cukup mengeluarkan dana Rp 200 ribu. Modal tersebut untuk membeli bahan yang berupa kain parasit, tongkat aluminium, cangkir dan lampu senter.
Yuni menambahkan, fungsi utamanya payung sebagai pelindung saat hujan. Adapun fungsi lainnya yaitu bisa menjadi tenda jika payung itu disambung dengan kain parasit lagi dan risleting. Selanjutnya, batang gagang payung itu juga bisa difungsikan sebagai tripod (penyangga kamera). Gagang payung itu juga bisa disambung dengan lampu senter otomatis. Yang nantinya bisa dijadikan pegangan atau gagang lampu senter tersebut. (AYU)


****
TENTANG PENULIS

Titis Ayu w  yang akrab disapa Ayu. Awal karir sebagai  jurnalis, mulai dari radio, website online, creative and reporter MNC Lifestyle, media cetak dan balik lagi ke online. Sering dikejar deadline, jadi ga pernah ngeblog lagi atau pun nulis puisi yang hampir tiga buku. Cita-citanya ingin jadi ibu rumah tangga yang masih berkutat di dunia penulisan dan jualan. Bisa dihubungi di akun Facebook, Twitter dan IG @titisayuw

Kamis, 17 November 2016

EMPAT TIPS NULIS DUET UNTUK PEMULA - Oleh : Afin Yulia

EMPAT TIPS NULIS DUET UNTUK PEMULA

Oleh : Afin Yulia

Foto By : Endik Koeswoyo


            KABAR JPI - Lomba menulis novel seliweran. Salah satu penerbit ternama sedang mencari naskah novel untuk dipublikasikan. Rasa hati ingin ikutan, tetapi apa daya? Menulis novel 6-8 halaman saja sudah ngos-ngosan, kok nulis novel yang panjangnya bisa lebih dari 100 halaman. Aduh, nggak kebayang! Ibarat pelari jarak pendek yang dipaksa lari sejauh 800 atau 100 meter, kita pasti ngos-ngosan. Bagus kalau hanya ngos-ngosan, kalau ambruk di tengah jalan bagaimana? Tidak selesai-selesai nih nulisnya. Mungkin begitu yang kawan-kawan pikirkan.
            Baiklah, jika menulis solo terasa memberatkan kenapa tidak mencoba untuk menulis bersama teman? Menulis duet itu bisa memberi keuntungan lho buat kita. Selain bisa berbagi beban dalam menyelesaikan sebuah tulisan, teman duet bisa juga menutupi kekurangan.
            Caranya bagaimana?
            Yuk, kita simak caranya dibawah ini :

1.      Cari teman nulis yang gayanya tak jauh beda
Membaca tulisan tersebut tak urung kawan-kawan pasti bertanya ,”Kenapa sih harus yang memiliki gaya nulis sama? Kenapa nggak memilih yang beda saja?”
Begini, dengan memiliki gaya nulis yang sama akan lebih nyambung tik-toknya. Hal ini akan mempercepat perkembangan menulis kita. Bila terlampau berbeda, cerita jadi njomplang. Terlebih bila kedua penulis tidak mampu menyatukan. Taruhlah yang satu cenderung nyastra, dengan diksi yang luar biasa indah. Yang satu cenderung lugas dalam pemilihan kata. Tapi jangan salah, jika kedua penulis pandai menyambungkan, bisa jadi kekuatan tersendiri lho!
2.      Bikin Outline
Pembuatan outline dimulai dengan ngobrolin ide. Bicarakan dengan teman enaknya mau bikin cerita apaan. Siakan ajukan ide masing-masing, nah yang terbaik barulah dibikin outline-nya.
Outline ialah panduan bagi kita untuk menulis cerita. Bagi penulis profesional menulis  tanpa outline pun tidak apa-apa. Tapi, untuk pemula sebaiknya gunakan outline saja. Dengan adanya outline kita jadi lebih fokus dalam menulis cerita. Tidak melebar kemana -mana.
Outline umumnya memuat judul, oleh siapa, apa temanya, siapa target pembacanya, siapa saja tokoh dalam cerita (baik tokoh utama atau pembantu) sekaligus dijabarkan juga karakter masing-masing. Tak lupa ditulis juga gambaran cerita per-bab yang diuraikan secara singkat sebanyak satu atau dua paragraf. Bagus juga bila ditambahkan sinopsis cerita dan keunggulan naskah kita dibanding novel yang sudah ada. Untuk yang ini, biasanya kita tambahkan sewaktu diajukan ke penerbit. Keduanya menjadi penting karena menjadi bahan pertimbangan pihak penerbit apakah naskah kita layak untuk terbit atau tidak. Jadi silakan bikin sinopsis sebagus-bagusnya agar penerbit terpesona oleh karya kita. Selain jalan cerita yang menarik tentu saja.
 

3.      Tenggat Waktu

Sepakati berapa lama tenggat waktu yang diperlukan. Jika masing-masing penulis setuju novel dikerjakan dalam dua bulan, maka lakukan selama itu. Usahakan jangan sampai ngaret. Memang tidak mudah, tetapi ketika kita sudah terbiasa dengan jadwal semacam itu kedepannya akan lebih mudah.
Berdasarkan pengalaman pribadi, menggampangkan batas waktu penulisan membuat novel yang kita gadang-gadang tak pernah terselesaikan.

4.      Pembagian Tugas
Sedari awal sebaiknya kedua penulis bersepakat soal siapa yang bertugas menulis outline, editor, dan penyelaras akhir. Dengan adanya pembagian tugas tersebut, akan memudahkan penulis dalam bekerja. Tidak saling tunggu yang ujung-ujungnya bikin proyek menulis bersama jadi berantakan. Jadi jika satu ditetapkan sebagai penulis outline, yang lain berfungsi sebagai editor dan penyelaras akhir.
Pertanyaannya ,”Jika kedua penulis sudah melakukang self editing masihkan diperlukan editor dan penyelaras akhir?”
Tentu! Editor dan penyelaras akhir sangat diperlukan. Tujuannya untuk memperbaiki kesalahan ejaan, tanda baca, dan kalimat atau jalan cerita yang kurang selaras. Meski begitu, yang bertugas sebagai editor dan penyelaras akhir tak boleh semena-mena. Diskusikan bersama ketidakselarasan yang ditemukan agar bisa mendapatkan hasil akhir yang mengesankan.
            Nah, itu tadi empat yang hal yang saya lakukan ketika menulis novel  Short Story Girl : Pendek itu Menyakitkan, The Udik Girl, dan Glamo Girl. Begitu juga ketika menulis novel keroyokan seperti Cireng Forever dan 1...2...3...Ayo Cepetan Ngumpet! yang ditulis lebih dari delapan orang. Semoga tips diatas bisa membantu sesama pemula yang ingin menulis duet bareng teman. (AY)


***

TENTANG PENULIS

Afin Yulia. Menelurkan lebih dari 12 antologi dan tiga novel trio. Karya terbarunya berjudul Sweet Sour Love : From Spring to Winter. Memotret makanan, menggambar, dan membuat kerajinan tangan  adalah hobinya di waktu senggang. Bisa dihubungi via fb atau twitternya @afinyulia atau main saja ke blog-nya http://afilia.blogspot.co.id/.

TERBITKAN KARYAMU BERSAMA KAMI

POPULAR POSTS

POPULAR POSTS

Entri Populer