IKLAN

www.jaringanpenulis.com

SINOPSIS FTV REGULER “DI SUNTIK CINTA DOKTER KELILING”

SINOPSIS FTV REGULER
“DI SUNTIK CINTA DOKTER KELILING”

Ide Cerita & Skenario
Firda Shiewa
Endik Koeswoyo



FARIN 20th, seorang penjual bakso keliling yang sedang mencari modal untuk menikah. Ketika diperjalanan Farin hendak menyebrang tetapi BANI 25th menyerempet gerobak Farin dengan mobil mewahnya. Bani langsung memberhentikan mobil mewahnya, turun menemui Farin untuk minta ganti rugi. Farin tak mau, lantaran yang salah itu Bani hingga gerobak bakso Farin terguling. Bani langsung mengelabui Farin dengan cara berbohong jika ada satpol PP. Farin tergagap, Bani langsung kabur dengan mobil mewahnya. Tentu saja, Farin merasa dongkol sambil memotret nomor mobil mewahnya Bani.
Di rumah, Farin diomelin sama Babe RONI 45th lantaran gerobak bakso rusak parah dan belum ada yang terjual. Enyak SARAH 45th sedang nyidam berat, pergi naik sepeda menuju ke pos ronda. Tak sengaja Bani hampir menabrak Enyak Sarah, Farin yang melihat langsung mencegah Bani untuk tanggung jawab. Bani turun menemui Enyak Sarah dan Farin tetapi Farin langsung teringat dengan nomor mobil yang tadi siang nabrak Farin. Di situ Bani langsung di maki-maki, berdamai dengan cara mengantarkan Enyak Sarah ke kuburan menggunakan mobil mewah Bani bersama Farin. Sesampainya dikuburan Enyak Sarah meminta Bani untuk mengambilkan buah mangga, Farin mengancam jika Bani tak mau akan lapor ke Polisi. Bani terpaksa menuruti permintaan Enyak Sarah dan Farin. Setelah mendapatkan buah mangga, Enyak Sarah minta dibawa pulang ke rumah bersama Bani dan Farin. Sesampainya di rumah, Bani hendak memberikan uang tetapi Enyak Sarah menolak karena Bani baik dan tampan. Namun, Babe Roni bilang kalau uangnya ditambahin buat shopping sambil merampas dari tangan Bani. Menahan senyuman Farin melirik ke arah Bani yang hanya terdiam, pamit pulang tetapi Farin langsung merebut dompet Bani dan mengambil KTP serta SIM mobil Bani sebagai jaminan agar tidak kabur lagi. Urusan Bani dengan Farin belum selesai dikarenakan gerobak bakso keliling masih rusak. Akhirnya Bani ajak damai Farin, bilang kalau Farin kapan aja bisa menemui Bani di bengkel mobil miliknya sambil ngeloyor balik ke mobil, pulang ke rumah.
Keesokan harinya, Farin sedang jualan bakso keliling di halaman rumah sakit. Dokter NIA 23th pacar Bani sedang memesan bakso yang dijual Farin. Saat itu Bani menelepon dokter Nia hendak memberikan surprise dengan cara dokter Nia harus tutup mata. Tiba-tiba panggilan darurat muncul, dokter Nia membatalkan bakso yang sudah dipesan sambil membayarnya, segera masuk ke rumah sakit kembali. Bani menghampiri tetapi malah menabrak Farin yang sedang membawa bakso hingga tumpah ke baju Bani. Terjadilah perang mulut antara Bani dan Farin. Saking dongkolnya, Bani hendak melapor ke satpam agar Farin diusir. Daripada ribut dan tak bisa jualan lagi, Farin mengalah buat pergi sambil mengultimatum Bani.
Sesampainya di rumah, Farin panik karena Enyak Sarah hendak melahirkan. Babe Roni, Enyak Sarah, dan Farin langsung pergi ke rumah sakit. Ketika di rumah sakit, dokter Nia muncul menghampiri Farin beserta keluarga dan langsung menangani. Bani menyemangati dokter Nia dan bilang akan nungguin dokter Nia sampai selesai praktik. Farin terkejut dengan hubungan Bani yang memiliki pacar sebaik dokter Nia. Kini Bani menuju bangku halaman rumah sakit, Farin mengikuti Bani sambil menyelidik. Farin masih tak percaya jika dokter Nia mau pacaran dengan Bani si pembuat onar. Beberapa menit kemudian, Bani menerima telepon dari TIARA 25th calon tunangan pilihan orang tua Bani. Farin langsung merebut telepon milik Bani, mengancam akan kasih tahu dokter Nia. Bani menyogok Farin dengan cara akan bayarin biaya persalinan Enyak Sarah. Sayangnya, Farin gak mau lebih baik Farin cari uang halal dan tak mengandalkan warisan orang tua. Bani merasa bersalah dengan ucapannya. Akhirnya Bani minta maaf, Farin kekeh masih memusuhi Bani.
Keesokan harinya dokter Nia menyuruh Bani buat anterin Farin pulang karena masih jam 2 pagi. Bani dan Farin menolak mentah, lalu Bani menyetujui permintaan dokter Nia. Terpaksa keduanya pulang ke rumah Farin bersama. Setelah sampai di mobil, Bani merasa ngantuk berat, tertidur. Terpaksa Farin membawa masuk Bani ke ruang tamu dan menyelimuti Bani. Saking ngantuk berat, Farin juga ikutan tidur sambil nungguin Bani bangun. Sekitar jam 7 pagi, Bani kebangun karena silaunya matahari. Terkejut lihat Farin tidur di bawah sambil pegangin kaki Bani. Di lihat dari dekat, Bani merasa kagum dengan pesona Farin yang tidur seperti malaikat tapi kalau bangun seperti monster. Farin menjerit ketika membuka mata melihat Bani, langsung memukuli.
Farin hendak jualan, melihat gerobak masih rusak merasa sedih. Bani baru selesai mandi tak sengaja melihat Farin, menghampiri Farin buat minta maaf sambil berjanji akan memperbaiki gerobak bakso keliling. Sejenak Farin berpikir, menyetujui persyaratan tersebut. Beberapa menit kemudian Farin menyuruh Bani buat mengecat gerobak bakso, memompa ban yang kempes, dan membantu Farin menaruh panci bakso di tempatnya. Setelah beres, Farin pamit jualan bakso keliling dan Bani pamit pulang ke bengkel. Setibanya di bengkel, Bani sedang berduaan dengan Tiara. Farin lihat langsung gangguin Bani dengan cara menawarkan bakso buatannya. Bani merasa terganggu dengan Farin, Bani menarik Farin buat jauh-jauh tetapi Farin ingetin Bani buat tak menyakiti perasaan dokter Nia. Sifat keras kepala Bani membuat Farin kesal, membiarkan Bani pacaran dengan Tiara. Tak disangka, dokter Nia muncul memergoki Bani pacaran dengan Tiara. Terbongkar perselingkuhan Bani dan mengajak Farin kabur beserta gerobak bakso kelilingnya.
Bani minta tolong ke Farin. Tentu, Farin menolak lantaran Bani telah melakukan perselingkuhan. Bani janji akan fokus pada satu cewek yaitu dokter Nia dengan syarat Farin harus bisa menyakinkan dokter Nia kalau Bani hanya mencintai dokter Nia. Kini Farin masih tetap tak mau menolong Bani, kemudian Bani janji akan bantuin jualan bakso keliling selama sebulan. Akhirnya Farin mau nolongin Bani buat balikan sama dokter Nia. Farin menyusun rencana makan malam romantis di hari ulang tahun dokter Nia. Bani setuju dengan ide Farin sambil bantuin Farin hias rumah makan yang disewakan khusus. Bani juga mau Farin buat kue ulang tahun spesial untuk dokter Nia. Seharian penuh di rumah Farin, Bani bantuin Farin buat bikin kue ulang tahun dan sedikit gangguin Farin. Keduanya menjadi akrab, saling mengagumi.
Malam harinya, dokter Nia tiba di rumah makan tersebut dengan kejutan yang telah dibuat. Bani langsung melamar tunangan kepada dokter Nia dan meminta maaf serta menjelaskan kalau Bani dengan Tiara atas permintaan orang tua Bani. Kemudian Bani juga bilang kalau orang tua Bani sudah membatalkan perjodohan tersebut. Bani berharap dokter Nia mau memaafkan, menerima lamaran pertunangan Bani. Farin merasa kecewa karena bukan dirinya yang di lamar Bani. Padahal Farin dari dulu ingin sekali di lamar dengan Bani. Rupanya Bani ialah kakak senior Farin yang pernah Farin idolakan dan cinta Farin pernah di tolak karena penampilan Farin yang tak modis alias jadul. Farin tak kuasa melihat semua kejadian itu, memutuskan untuk pergi.
Di hari berikutnya, Bani menghampiri Farin minta pendapat buat nemenin Bani cari jas hitam seusai jualan bakso keliling. Farin sedikit ogah-ogahan, Bani memaksa Farin buat pergi ke mall. Akhirnya Bani dan Farin mencoba beberapa baju couple dan berfoto mesra. Ternyata dokter Nia mengetahui, langsung menggeser posisi Farin. Saat dokter Nia ingin mencoba baju couple pilihannya bersama Bani, malah Bani mengejar Farin yang pergi gitu aja. Dokter Nia merasa kesal ditinggal oleh Bani.
Di parkiran mobil, Farin langsung marah-marah ke Bani, meluapkan perasaan sayangnya serta membongkar peristiwa semasa SMP-nya yang pernah di tolak Bani. Dokter Nia mendengar semua ucapan dari Farin kalau ternyata Farin jatuh cinta ke Bani. Farin nangis sambil minta maaf sambil mengembalikan KTP dan SIM mobilnya. Farin janji buat jauhin Bani agar Bani dan dokter Nia bisa bersatu. Bani masih terdiam tak menyangka dengan semua yang didengarnya. Dokter Nia langsung menghampiri Bani, pura-pura tak mengetahui semua itu. Bani dan dokter Nia pulang dengan mesra membiarkan Farin nangis di pinggir parkiran mobil. Bani masih menatap Farin, begitu juga dengan Farin yang masih membisu. Bani melesat pergi membawa dokter Nia ke rumah sakit.
Beberapa hari, Farin merasa kacau tak fokus jualan. Tiba-tiba Farin mendapatkan kabar kalau adik Farin membutuhkan donor darah. Ternyata persediaan darah di rumah sakit sangat langka, Bani mendengar dengan golongan darah yang sama. Bani mendonorkan darahnya agar adik Farin selamat. Hal itu di ketahui oleh dokter Nia, memberitahu Farin bahwa Bani mendonorkan darah untuk adiknya. Farin marah besar ke Bani untuk tidak mencampuri kehidupannya. Dokter Nia merasa senang telah membuat Farin dan Bani bertengkar agar saling membenci. Ketika Farin hampir terpeleset di tangga, Bani langsung menolong Farin malah membiarkan dokter Nia kerepotan membawa dokumen penting. Undangan pernikahan akan disebarkan, Farin tahu akan hal itu. Merasa Bani lebih menyayangi Farin dengan tulus, dokter Nia membatalkan pernikahan tersebut. Bani terkejut mendengar hal itu. Akhirnya Bani mengungkapkan isi hatinya ingin melamar Farin. Bani bilang kalau Farin yang pantas buat mendampingi Bani karena semua yang Farin lakukan telah membuat Bani sadar akan arti saling melengkapi, berjuang, menyayangi dengan tulus, dan membimbing satu sama lain. Dokter Nia bilang kalau lebih baik yang bersanding dengan Bani adalah Farin. Ternyata, dokter Nia adalah kakak kandung Farin yang selama ini hilang ingatan dan diasuh pemilik rumah sakit itu ternyata Tiara hingga menjadi dokter di rumah sakit. Enyak Sarah dan Babe Roni merestui. Bani dan Farin bersatu dalam ikatan cinta.
  • SEKIAN -


KARAKTERISASI PEMAIN
  1. FARIN 20 tahun, penjual bakso keliling, tomboi, super keppo, dan jutek.
  2. BANI 25 tahun, pemilik bengkel, sedikit songong, playboy, dan ambisius.
  3. NIA 23 tahun, dokter, baik hati tapi musuh dalam selimut, penolong, kakak kandung Farin, dan ramah.
  4. TIARA 25 tahun, calon tunangan pilihan orang tua Bani, pemilik rumah sakit, dan modis.
  5. RONI 45 tahun, matrai, dan bijaksana.
  6. SARAH 45 tahun, rempong, dan bijaksana.

Posting Komentar

0 Komentar