Sinopsis FTV MUSIK CINTA TUKANG GETUK

Sinopsis FTV
MUSIK CINTA TUKANG GETUK


Ide Cerita & Skenario
Endik Koeswoyo
 Rahmat Setiadi




    

     Devina  (16 tahun), Anak zaman now yang suka musik pop, ia tidak suka musik daerah yang menurutnya kampungan dan memang susah di mengerti maksud arti syairnya. Tinggal bersama papa dan mamanya yang juga tidak suka musik daerah apalagi lagu-lagu jawa di sebuah perumahan yang mereka baru saja pindah di tempat tersebut.
     Haryono (20 tahun) biasa dipanggil, Lulusan D3 keperawatan dari Yogyakarta, tinggal bersama pamannya di Jakarta dalam rangka mencari kerja sebagai perawat, menunggu panggilan kerja yang tak kunjung datang ia membantu pamannya, Muljadi (Pak Mul), menjual getuk lindri keliling dengan gerobak beroda tiga yang diiringi lagu-lagu bermusik jawa. Sebagai remaja yang suka musik, Devina tidak bisa lepas dari mendengarkan lagu-lagu pop yang lagi ngetrend, dalam banyak kesempatan ia sering bernyanyi sendiri dengan suara keras maupun lirih bersenandung, menyanyikan lagu-lagu dari para penyanyi pop solo maupun grup boy atau girlband. Headset kerap di pakainya kecuali ketika jam pelajaran di kelas. Devina  cantik dan enerjik, memiliki 2 teman dekat; Anya dan Prinov yang juga tidak suka lagu jawa. Ketiganya sering berlatih vokal dan “ngedance” bersama di rumah Devina.
     Yono, yang besar di Gunung Kidul terbiasa hidup mandiri dan tidak malu untuk berjualan dengan musik yang terdengar keras, ia menikmati berkeliling dan melayani pembeli dengan sigap dan ramah, tak jarang ia di suruh berhenti sejenak oleh pembeli yang berusia tua hanya untuk menikmati musiknya saja tanpa membeli getuknya namun tak jarang pula ia terima teguran karena dianggap berisik, “ini Jakarta mas,bukan di kampungmu” namun Yono tetap berlalu.
     Suatu hari Yono disetop oleh Devina Cs karena musik dari gerobak itu mengganggu latihan menari mereka, Yono kagum dengan kecantikan ketiga remaja itu dan memberikan mereka getuk lindri sebagai permintaan maaaf, namun pemberian itu malah ditampik Devina hingga jatuh berserakan, Yono tidak marah meski wajahnya tampak kecewa dan pergi dengan musik yang masih keras terdengar.
     Teguran dan perlakuan Devina Cs terus berbekas di hati Yono namun ia tetap tidak mengurangi volume musik gerobaknya meski lewat di depan rumah Devina. Devina Cs mendaftarkan diri pada suatu even lomba nyanyi grup, ia bersama Anya dan Prinov makin rajin berlatih bersama, hanya rumah Devina yang punya ruangan yang cukup luas untuk berlatih menari, dan lagi-lagi musik gerobak Yono kerap mengganggu konsentrasi mereka, hal ini membuat Devina mengadu pada papa dan mamanya agar bisa memecahkan masalah ini. Papa Devina menyadari sebagai orang baru dilingkungan itu ia menghubungi ketua Rt dan tetangganya, hasilnya tidak semulus yang diharapkan, warga setempat sudah  lama menikmati adanya gerobak penjual getuk dengan musik jawa sejak lama saat Pak Mul dan kini Yono.
     Yono keliling menjual getuk dengan gerobak beroda tiga yang di goesnya selepas sholat dzuhur, lamaran kerja belum juga dapat panggilan. Meski seringkali habis terjual namun hasilnya hanya cukup untuk bertahan hidup di Jakarta karna sebagian hasilnya harus dikirim ke bibinya di kampung, ia merasa ilmu keperawatannya tidak tersalurkan, pamannya terus menasehati untuk terus bersabar.
     Devina Cs terus saja kesal karena latihan mereka selepas sekolah selalu bertepatan dengan jam keliling Yono, mereka sepakat untuk memberi pelajaran pada Yono, di sebuah taman komplek perumahan Devina Cs menemui Yono dengan Anya dan Prinov bertugas mengalihkan perhatian Yono, sementara Devina merusak radio tape di gerobak getuk. Namun Paman Yono dengan mudah memperbaiki kerusakan tersebut, dilain waktu Devina Cs mengempesi  ban gerobak tersebut hingga memaksa Yono untuk mendorong gerobak cukup jauh dan mau gak mau ia harus mengecilkan volume tape-nya karna kebisingan yang lambat berlalu, membuat orang merasa terganggu juga. Yono sadar ini sebuah teguran agar ia mengecilkan volume tape-nya di sekitar orang yang tidak menyukainya dan membesarkannya di area orang yang menyukainya.
     Perubahan dari kebiasaan tukang getuk itu sedikit membuat latihan Devina Cs berjalan lancar, namun mereka malah ingin kembali “ngerjain” Yono, hal ini menjadi hiburan dan kesenangan tersendiri bagi mereka karena Yono yang ganteng tidak mudah marah, dan tampak wajah Yono yang kikuk menghadapi wajah-wajah cantik bikin Devina Cs tergelitik untuk menggoda sekaligus “ngerjain’ kepolosan Yono. Sementara itu Devina, Anya maupun Prinov sudah punya “gebetan” yang sering mengawasi tingkahlaku mereka di banyak kesempatan. Kebiasaan baru Devina Cs ini malah menimbulkan kecemburuan bagi gebetan mereka terhadap Yono.
     Yono mendapat kesempatan untuk ikut tes dan diterima magang di sebuah Puskesmas, seluruh pegawainya sudah mengenal Yono sebagai keponakan Pak Mul  dan penjual getuk keliling. Disini  Yono menunjukkan keahliannya sebagai Perawat yang bisa diandalkan hingga Dokter Kepala Puskesmas merekomendasikan dia untuk dipromosikan menjadi Pegawai Negri. Keadaan tersebut tidak membuat Yono besar kepala, selepas tugas disore hari dia tetap keliling jualan getuk.
Ketiga “gebetan” Devina Cs tidak main-main rasa cemburunya, mereka mengatur strategi untuk mengeroyok Yono, dan berhasil hingga Yono harus dirawat di Puskesmas. Devina mengetahui kabar Yono terluka karena penganiayaan, ia menjenguk Yono dan menanyakan perihal pelakunya yang tentu saja Yono tidak mengenalnya. Devina Cs meminta ma’af atas perlakuan mereka kepada Yono selama ini dan berjanji mencari pelaku penganiayaan itu.
     Beberapa hari Yono dengan musik jawanya tidak terdengar membuat warga memperbincangkan Yono dan Pak Mul, tak terkecuali Devina yang merasa sangat bersalah, Devina mulai “searching” lagu-lagu Jawa yang tidak asing didengarnya lewat gerobak Yono yang kerap melintas. Ia mulai tertarik terutama pada lagu yang ceria “panturaan”, koplo, yang syairnya campur bahasa indonesia dan berirama dangdut maupun lagu-lagu campur sari yang meski tak mengerti syairnya tapi enak  didengar. Kebiasaan baru Devina awalnya ditertawakan dan di tanggapi remeh oleh Anya dan Prinov tapi keduanya kalah pamor dan mudah terpengaruh oleh Devina hingga dengan terpaksa mengikuti selera “teman kaya” nya itu, yang pada gilirannya mereka akhirnya suka dan ternyata mudah menyesuaikan dengan tarian yang selama ini mereka bawakan dalam latihan. Mereka kini malah fokus pada belajar tarian dengan musik Jawa tanpa olah vokal, persis joget lipsing.
     Devina dan kedua temannya mengunggah tarian lipsing dengan koreografi bikinan mereka sendiri ke media sosial yang mendapat respon luar biasa dari para netizen, tentu saja Devina Cs amat senang dan begitu populer di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka. Melihat ketenaran ini papa dan mama Devina pun ikut senang dan tidak lagi anti dengan musik Jawa.
     Devina sering menemui Yono di Puskesmas dan mulai terjalin hubungan cinta, yang membuat gebetannya makin cemburu. Suatu ketika Yono kaget melihat wallpaper hanphone Devina adalah  yang dia ingat sebagai salahsatu pelaku yang menganiayanya, Devina melihat respon itu dan memaksa Yono untuk menjelaskan rasa kaget nya itu. Dengan terpaksa Yono menceritakannya namun ia sangat berharap pada Devina untuk tidak memperpanjang maslaah itu, Yono menganggap hal itu sudah lalu dan hanya sebagai pengalaman pahit yang tak perlu dipermasalahkan lagi. Devina mengerti maksud Yono. Selanjutnya  Devina menemui “gebetannya” dan membeberkan semua cerita Yono sambil mengancam akan melaporkan ke pihak berwajib. Ketiga  “gebetan” Devina Cs itu menerima “diputusin”.

-   SEKIAN -
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.