Mirna Kirei, Penulis Sukabumi yang Mengawali Karirnya Karena Sakit Hati

Penulis : Isti Syarifah -  Editor: Endik Koeswoyo

Mirna Kirei, perempuan yang lahir di Sukabumi pada 21 april 1995 itu sangat gemar menulis. Katanya "menulis itu asyik, seperti burung yang terbang bebas ke angkasa".  Dia suka menulis sejak masih duduk di kelas 2 SMP, dan sudah menghasilkan 1 buah karya fiksi berupa novel pada tahun 2018.

Melalui  sambungan telepon, Mirna mengaku masa lalu atau mantan adalah orang yang paling berjasa dalam perjalanan karirnya ini. Katanya, dari sang mantanlah dia banyak mendapat motivasi tentang impiannya karena mantannya adalah seorang jurnalis dan penulis buku anak. Dari masa lalunya itulah lahir novel perdananya yang berjudul Setia itu Sederhana. 

Pemilik hobi mendengarkan musik dan memasak ini juga punya pekerjaan lain selain menulis. Perempuan yang sekarang tinggal di Cibinong ini merupakan staf administrasi dan marketing di sebuah perusahaan di tempatnya tinggal. Dia bergabung di grup JPI karena termotivasi oleh seorang wanita hebat bernama Dede Hartini yang lebih dulu bergabung. 

Mirna terlahir dari keluarga yang sederhana. Mamahnya seorang ibu rumah tangga biasa, sedang Ayahnya petani. Meski demikian, Mirna bangga terhadap orang tuanya yang mendidik dia dan ketiga saudaranya dengan sangat baik. Dari orang tuanya mirna hidup dan mengenal sekolah, pesantren, shalat, mengaji, berpuasa, rendah hati dan bekerja keras.  

Karena didikan baik orang tuanya, penyuka bakso ini bisa melanjutkan sekolah keperguruan tinggi dengan jalur prestasi. Jalur SBMPTN.  Untuk lolos dan masuk di perguruan tinggi, dia tidak perlu mengikuti test sama sekali. Cukup dengan menunjukkan hasil (nilai) ujian saja. Tentunya satu kebanggaan untuk orang tua, dimana di sekolahnya yang lolos SBMPTN hanya dua orang. Mirna salah satunya.

Penyuka warna putih ini pernah merasa sedih manakala dia menyadari akan kegagalannya menyandang gelar S. HUM (Sarjana Humaniora). Beberapa orang mencibirnya, tetapi Mirna sadar Tuhan tidak akan memberikan beban di luar kemampuan hamba-Nya'. Jadi, its okay, Mirna tetap melanjutkan hidupnya meraih mimpi. Mirna mengaku bahagia jika orang tua dan saudaranya bahagia. Dari itu perempuan kelahiran tahun 1995 ini terus bersemangat memperbaiki diri. Fokus berproses. (Isti S)

Endik Koeswoyo
Endik Koeswoyo Scriptwriter. Freelance Writer. Indonesian Author. Novel. Buku. Skenario. Film. Tv Program. Blogger. Vlogger. Farmer

Posting Komentar untuk "Mirna Kirei, Penulis Sukabumi yang Mengawali Karirnya Karena Sakit Hati"

www.jaringanpenulis.com