IKLAN

UMI KHUZZAIMAH BERKAT MENULIS BERHASIL MENUJU FLS2N 2017 KARESIDENAN

Penulis : Erika Dinata


foto Umi disela santai


Umi Khuzzaimah atau yang biasa dipanggil Ima adalah mahasiswi semester 5 jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Ima lahir di Bantul, 06 April 2000. Usahanya untuk menjadi penulis dimulai dari sini, dengan bergabung dengan Jaringan Penulis Indonesia. Menurutnya, dengan adanya Jaringan Penulis Indonesia bisa membuat dirinya bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa, relasi bertambah, ilmu bertambah, dan juga rejeki bertambah jika beruntung.

Umi tidak menyadari jika menulis adalah hobinya karena ia lebih suka menonton drama dan film. Dulu saat Umi sedang galau, ia sering menuliskan sajak-sajak yang diupload lewat status whatsapp dan instastory. Teman-teman Umi membaca tulisannya dan mereka berkomentar jika tulisan Umi bagus. Salah satu sajaj yang ditulis Umi adalah “Kita tidak perlu membuang uang untuk membayar  kesenangan. Kita hanya butuh kita; aku dan kamu bersama.” Dari sana, Umi mulai menulis. Ia menulis di aplikasi wattpad sejak 2017 tetapi karena ia tidak percaya diri, banyak karya yang di unpublish. Belakangan ini, Umi mulai menanamkan pada dirinya jika ia harus konsisten dalam menulis. 

Umi punya alasan tersendiri hingga akhirnya ia memutuskan untuk melanjutkan menulis. “Ada satu peribahasa yang nampol banget sih. Harimau mati meninggalkan belalang, galah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama. Nah aku sadar kalau kapasitas otakku tidak sejenuis Albert Einstein. Jadi, aku pengen banget bikin karya sastra yang bisa beetahan dari masa ke masa.” Ujar Umi ketika diwawancarai pada (4/11/20).

Umi biasanya produktif menulis ketika sudah jam tengah malam. Katanya, banyak ide yang muncul di jam malam. Biasanya, ia membayangkan hal-hal sekitarnya yang bisa diangakat untuk menjadi puisi.

Umi sedang fokus kuliah, tugasnya sangat menumpuk dan banyak. Umi membagi waktu antara menulis dan kuliah, ia lebih mengutamakan kuliah. Menulis hanya dijadikan selingan sekaligus hiburan saja. Yang membuat Umi memutuskan terjun ke dunia kepenulisan adalah Brian Khrisna. Ia menemukan inspirasi untuk menulis saat membaca buku karya-karya Brian Khrisna.


Meracik Kata ialah salah satu judul
novel terbit online karya Umi


Cerita diatas adalah salah satu karya Umi yang dipublikasikan di aplikasi wattpad. Awalnya hanya kata-kata yang dipajang di instastory, Umi memiliki ide untuk menuangkannya ke dalam wattpad. Umi mendapatkan inspirasi dari mantan yang telah menyakiti hatinya, gebetan, dan teman yang diam-diam ia sukai. Menurutnya, dengan seperti ini perasannya jauh lebih tersampaikan kepada pembacanya. Karya yang baru saja ditulis bulan Agustus 2020 tersebut berisi puisi, prosa, dan sajak-sajak yang indah.

Pada tahun 2017, diadakan ajang seni nasional atau yang biasa disebut FLS2N. Umi mencoba peruntungannya disana. Ia mengikuti cabang lomba cipta puisi. Umi melakukan persiapan yang lumayan panjang, setiap hari ia harus menulis 1 puisi untuk disetor di guru pemimbingnya. Umi menuangkan segala tulisan yang berasal dari pikirannya lalu ia bertanya pada guru pembinanya, katanya disuruh mengikuti kata hati saja.


Berikut sajian profil Umi Khuzzaimah!


Nama Lengkap : Umi Khuzzaimah

Kelahiran           : Bantul, 6 April 2000

Pekerjaan           : Mahasiswa

Inspirator           : Dee Lestari


Akun media sosial

  • Instagram: @dldbal_
  • Wattpad: woomeya


Akhirnya, Umi memilih puisi tersebut untuk dilombakan. Puisi yang berjudul senyum dibalik bambu itu terinspirasi dari anak-anak jalanan yang terlantar dan bekerja untuk mendapatkan makanan. Berkat inspirasinya itu, Umi berhasil menjadi juara 3 tingkat karesidenan Madiun. Ia berhasil menyingkirkan 30 orang pesaingnya. Namun sayangnya, Umi belum berhasil melaju ke babak . (ED).


Prestasi yang pernah diraih Umi sebagai berikut :


1. Juara 2 lomba essay ilmiah tingkat SMA se-kota Madiun.

2. Juara 3 FLS2N 2017 cabang lomba puisi se-karisidenan Madiun



Tentang Penulis

Erika Ardianti Dinata atau yang biasa dipanggil Erika adalah murid kelas 11 sekolah menengah atas yang ada di Lamongan. Ia mulai terjun ke dunia kepenulisan sejak 2018 awal. Kini ia aktif menulis di wattpad dan webnovel. Kalian bisa menikmati karyanya di @erikadinataa.

Posting Komentar

0 Komentar