IKLAN

Arlita Dela, Calon Perawat Asal Tangerang Yang Suka Menulis

Arlita Dela di Pantai Kelor Kepulauan Seribu, Jakarta.

Penulis: Arini Ronsulangi


JaringanPenulis.com - Arlita Dela adalah Mahasiswi Keperawatan yang lahir pada  18 Oktober 1999.  Penyuka Kelinci ini sedang mengenyam pendidikan di Akademik Keperawatan ternama di kota metropolitan, Jakarta. Penulis yang juga hobi mendesain tersebut sudah gemar menulis sejak kelas tujuh Sekolah Menengah Pertama. Kegemarannya untuk menulis cerita terus dipertahankan hingga sekarang. Tak heran jika selain menjadi perancang lepas di website Sribulancer, ia juga merangkap sebagai penulis lepas di website tersebut.

Salah satu rancangan hasil karya Dela


Website Sribulancer sendiri adalah platform daring bagi  perancang, penulis, akuntan dll yang bekerja secara lepas. Disana tersedia berbagai pekerjaan yang dapat dilakukan di rumah tanpa harus tatap muka dengan pelanggan. Tentunya para freelancer baru menerima gaji setelah selesai projek. Sistem pembayaran aman sehingga tidak ada yang dirugikan dari pihak pelanggan maupun pekerja lepas.

"Tere Liye itu novelis terhebat. Karyanya selalu diluar dugaan, alur ceritanya juga aku suka, pokoknya semua karyanya aku sangat suka. Tapi yang paling aku suka karya Tere Liye yang berjudul Hujan karena menceritakan tentang perawat dan itu merupakan profesi utamaku,” papar gadis yang kerap disapa Dela itu dalam wawancara daring melalui WhatsApp pada Minggu malam (5/7/2020). Karya-karya Tere Liye yang selalu istimewa membuat Arlita Dela menempatkan sosok Tere Liye sebagai Inspirator.

Awalnya Dela bercita-cita menjadi seorang dokter. Namun ternyata biayanya mahal. Akhirnya Dela pun mengambil pendidikan keperawatan sekaligus sebagai seorang penulis. Meskipun pendidikan yang ia tempuh tidak berhubungan sama sekali dengan dunia sastra, Arlita terus mengasah kemampuan menulisnya dengan baik. Tak heran sudah banyak karya yang ia terbitkan, bahkan sekarang ia mulai belajar merambah ke dunia penulisan skenario film.

Sayangnya selama ia kuliah 2 tahun,  menulis terpaksa terjeda karena pendidikan keperawatan yang full day. Hari Senin sampai Sabtu pukul 07.00- 19.00 WIB bahkan tak jarang sampai pukul 21.00 WIB. Itupun masih ditambah tumpukan tugas. Waktunya menulis kian habis diperjalanan pulang dan untuk istirahat karena sudah kelelahan. Namun, itu tidak membuatnya patah semangat untuk menerbitkan karya-karya yang dimiliki. Apalagi dampak dari pandemi ini ia lebih banyak di rumah, tentu banyak waktu luang pula untuk menulis.
Tidak semua orang mau mendengar ucapan. Namun dengan berkarya semua orang bisa berbagi nasihat dan rasa, dengan cara yang indah untuk dinikmati banyak orang. Meninggalkan karya tidaklah rugi, karena raga pasti akan hilang, tapi karya akan tetap dikenang. Itulah motivasi Dela untuk tetap menulis.

Dela mulai mengenal dan sangat antusias ingin masuk grup JPI setelah menyaksikan siaran langsung di Instagram yang menayangkan Dede Hartini berbincang dengan Fajar Nugros. Dengan alasan untuk memperdalam belajar dan mengembangkan karir ke industri perfilman tanah air, khususnya dalam penulisan skenario.  Penulis berhijab ini berharap suatu saat bisa berkesempatan berkolaborasi menulis skenario bersama founder grub JPI itu sendiri yaitu Endik Koeswoyo. (AR)

Profil
Nama : Arlita Dela
Kelahiran : Tangerang, 18 Oktober 1999
Hobi : Menulis, Desain
Impian : Perawat, Penulis, Dosen
Warna : Pink
Hewan : Kelinci
Olahraga : Berenang
Pekerjaan : Mahasiswi Keperawatan & Penulis Freelance di Sribulancer
Inspirator : Tere Liye

Karya

  1. Ebook Puzzle Pieces of Love di Googleplay book (Penerbit Diandra Kreatif, 2017).
  2. Novel Puzzle Pieces of Love (Penerbit Bukuloe, 2017).
  3. Webtoon Puzzle Pieces of Love di Kwikku.
  4. Webtoon Rayuan Maut Pulau Kelabu di Kwikku.


Akun media sosial

  1. Instagram : Arlitadela
  2. Facebook : Arlitadela
  3. Kwikku : Arlitadela
  4. Wattpad : Arlitadela


Posting Komentar

0 Komentar