IKLAN

Siapa Paling Kartini?


Minggu Legi 21 April 2019, Kampung Sukadandan mengadakan Pemilihan Roro 2019 untuk memperingati hari lahirnya tokoh pergerakan perempuan nasional bernama Raden Ajeng Kartini. Sri dan Sumiatun semangat untuk mengikuti pemilihan menjadi Roro nomor 1 di Kampung Sukadandan. Sri yakin akan memenangi lomba untuk kedua kalinya. Sementara Sumiatun yakin bisa mengalahkan Sri di Pemilihan Roro 2019 kali ini karena didukung gerakan tusuk konde. 
Ada yang beda untuk pemilihan Roro 2019 kali ini, Sri tampil menggunakan hijab tidak menggunakan sanggul seperti pemilihan roro sebelumnya. Dengan senyum hangat, ia menyapa pendukungnya. Sementara Sumiatun tetap dengan gayanya dengan berjalan  lenggak- lenggok menggunakan kebaya, dengan sanggul di kepalanya. Sumiatun mengajak menari kepada para pendukungnya. 
"Tarik kang!," kata Sumiatun.
Tim Sri mengklaim para pemilih aman terkendali, selama ini kinerja Roro Sri sudah berjalan baik, karena setiap fasilitas umum sudah disediakan cermin dan sisir untuk berdandan. Sementara  mahalnya harga bedak dan gincu di periode Roro Sri menjadi andalan Tim Sumiatun untuk menjatuhkan Sri di Pemilihan Roro 2019.
Berbeda dengan Sri dan Sumiatun, para panitia pemilihan justru berharap yang datang memilih Roro 2019 sedikit. Hal ini untuk meringankan beban kinerja para panitia. Karena honor yang didapat tidak sesuai dengan kerjaan yang amat sungguh berat. Belum lagi honor yang didapat harus dipotong pajak sebanyak 3 persen.
Pengamat Politik dari Komen Trust, Sam Lapa Lapa mengatakan, Pemilihan Roro 2019 kali ini akan berjalan seru. karena kedua belah pihak punya cara-cara tersendiri untuk menjadikan dirinya layak menjadi Roro nomor 1 di Kampung Sukadandan. Misal Sri sekarang tampil berhijab,  karena dianggapnya Kartini tak hanya masalah kebaya dan sanggul tapi bisa menerima kemajuan. Kartini adalah masalah figur perempuan bisa menjadi teladan di depan. Sementara Sumiatun menganggap Kartini adalah wajah asli dari pribumi, sehingga mempertahankan Kebaya dan sanggul adalah jati diri suatu bangsa. Jadi siapakah paling Kartini?
Cirebon, 21 April 2019
Adit Mahatva

Posting Komentar

0 Komentar