[RESENSI BUKU] Asbunayah: Asal Bunyi nan Merdu

Photo was taken by @ayuyupertiwi

Judul: Asbunayah
Penulis: Pidi Baiq
Penerbit: The PanasDalam Publishing
Jumlah Halaman: 264 hlm.
Tahun Terbit: 2017


Seperti karya sebelumnya, At-Twitter, buku ini terdiri dari sekumpulan quote "asbun"--asal bunyi--khas Surayah alias imam besar Panas Dalam alias Pidi Baiq. Kalau At-Twitter mengandung kegilaan, buku ini bisa dibilang sedikit lebih waras. Selain itu, isinya benar-benar hanya terdiri dari quote tanpa tanya-jawab dengan para tweeps seperti buku sebelumnya. Cocok dibaca ketika punya sedikit waktu luang. Ada sedikit quote yang berulang di beberapa bab karena temanya hampir mirip. Ada juga beberapa quote yang berulang dari At-Twitter. Bahkan quote Dilan yang sedang viral juga tercantum di bab Kerinduan.


Ada banyak quote yang saya sukai di sini, antara lain:

  • "Kerajaan Tuhan tak akan runtuh, bahkan ketika semua orang memaki-Nya."
  • "Hidup ini indah ketika kunikmati, lalu jadi pusing ketika kupikirkan."
  • "Kau pikir, aku tidak punya kata-kata buruk? Banyak, tetapi tidak aku ungkapkan karena aku bukan dirimu."
  • "... Dan rindu, menjadi sesuatu yang jauh lebih mendesak ketika sunyi."
  • "Kebutuhan akan inspirasi adalah kebutuhan pelaku seni yang masih amatir."
  • "Jika keberhasilan karyamu diukur dari banyaknya rating, maka kau bukan seniman, melainkan buruh seni."


Selain quote, ada pula bonus tulisan-tulisan Pidi Baiq sejak zaman SMA sampai tahun 2000-an. Tulisan yang paling berkesan bagi saya adalah "Catatan Tentang" dan "Raja Osmon".

Ngomong-ngomong, kalau dilihat sekilas, sampulnya seperti gambar otak, padahal itu gambar kerupuk. (Atau mungkin cuma saya yang awalnya menyangka itu otak. Hihi.)

Ada 1 typo atau saltik yang agak mengganggu di halaman 106, yaitu kata 'rakyaknya' -- seharusnya 'rakyatnya'.

Secara keseluruhan, buku ini cukup menarik dan menyadarkan kita tentang hal-hal yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya.


[Artikel ini juga dimuat di www.ayuyupertiwi.com]

Salam JPI,
Ayu PertiwiResensi Buku Pidi Baiq Asbunaya [RESENSI BUKU] Asbunayah: Asal Bunyi nan Merdu
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.