Widhi Ibrahim : Mendedikasikan Nama Pena untuk Mendiang Ayah Tercinta

 

Nama Penulis: Mushodah 

Editor: Servita Ramadhianti

            Widhi Ibrahim, perempuan kelahiran Cimahi 20 Januari 1992 yang memiliki mimpi untuk membahagiakan orang tua lewat tulisan. Menulis yang awalnya hanya hobi, berubah jadi penyemangat baginya. Widhi berharap karyanya bisa dinikmati banyak orang dalam bentuk visual. Hal itu pun membawanya untuk membuat ide cerita dan menulisnya dalam bentuk sinopsis.

            Berawal menulis tanpa pengetahuan, ia kerap mengalami banyak penolakan untuk ide cerita FTV yang ia tulis. Namun, tekad yang besar untuk mewujudkan mimpinya, Widhi terus berusaha mencari kekurangan dalam tulisannya itu. Bermodalkan rajin membaca sinopsis yang sudah lolos di kanal JPI, usahanya pun berhasil. “Bener-bener nggak nyangka, dan nggak bisa ngomong apa-apa pas sinopsis FTV keterima untuk pertama kalinya,” ungkapnya mengenang masa-masa itu.

            Judul FTV, “Gebetan vs Selingkuhan menjadi FTV pertamanya yang tayang di televisi tahun 2019. “Meski hanya beberapa detik, melihat nama muncul di layar televisi menjadi kebanggaan tersendiri,” ujar gadis pencinta drakor ini tentang pencapaiannya. Semenjak saat itu, ia semakin bersemangat untuk mencipatakan ide-ide lainnya. Hingga 2 karya selanjutnya menyusul tayang di televisi.

            Tak hanya sekadar menulis ide cerita FTV saja, kesempatan mengembangkan bakat pun muncul lewat FTV ketiganya yang berjudul, Bridesmaid Bar-Bar Curi Perhatian Di Nikahan Orang” di tahun 2021. Widhi diberi kesempatan oleh mentor menulisnya Endik Koeswoyo untuk membuat plot. Ternyata, Widhi memberikan hasil yang tidak mengecewakan, ia bahkan diberi kesempatan untuk belajar menulis skenario.

 

Karya FTV Widhi Ibrahim

                 Terlepas dari banyaknya karya yang ia ciptakan, Widhi pun membagikan pengalamannya perihal menulis skenario. Menurutnya, menulis skenario itu gampang-gampang susah, apalagi untuk pertama kali menulis skenario. Ia harus menaklukan ide cerita yang ditulis orang lain. “Tantangan ya. Eksekusi cerita sendiri sama orang lain itu pasti ada bedanya. Saya harus mendalami isinya terlebih dulu untuk bisa masuk ke dalam ceritanya,”  jawabnya dalam wawancara singkat oleh tim JPI via WhatsApp.

            Lewat bimbingan yang diberikan Endik Koeswoyo, ia mampu menulis skenario film dan melahirkan tulisan ciamik. Widhi tidak ingin menikmati ilmunya sendiri, ia pun selalu berbagi dan saling belajar ke penulis-penulis lainnya. Bahkan, kini namanya tercantum sebagai salah satu mentor menulis skenario di JPI. “Dulu aku memang berangan-angan ingin menjadi penulis skenario. Dan saat sudah terwujud, saya masih berasa mimpi. Terima kasih Mas Endik, terima kasih banyak,” tukasnya.

 

Kenapa Menggunakan Nama Pena?

            Memutuskan untuk menggunakan nama pena dibanding nama asli, tentu memiliki tujuan tersendiri. Akhirnya, Widhi mengambil dari nama tengah ‘Widhi’ dan digabung dengan nama sang ayah ‘Ibrahim.” Hal itupun bukan tanpa maksud, ia ingin membanggakan sang ayah. “Aku paling deket sama Bapak, hal itu yang jadi salah satu alasan menjadikan nama beliau sebagai nama pena,” katanya dalam sebuah pesan. 



            Sudah sebelas tahun sang ayah meninggal. Widhi berharap munculnya nama pena “Widhi Ibrahim” dalam karyanya di televisi, dapat membuktikan betapa sayangnya ia kepada sang ayah. Widhi juga mau memperlihatkan pada orang-orang, terutama keluarga dan mendiang ayahnya, jika ia mampu mewujudkan impiannya. Nama pena yang menjadi kebanggaan Widhi itu, akan terkenang dalam hatinya tentang sosok sang ayah. Sang ayah yang sangat ia cintai di setiap perjalanan kehidupannya hingga nanti.

            Seandainya beliau masih ada, aku pengen banget beliau melihat dan bilang, Bapak bangga sama kamu,” Itulah kata-kata yang sangat ingin aku dengar,” pungkasnya.

 

Media Sosial:

IG : @widhiibrahim

FB : Widhi Ibrahim

Wattpad, Storial, Mangatoon : @widhiibrahim

Kwikku : @dhie20

Twitter : @dhiewidhie92

Email : widhiibrahim20@gmail.com

 

Biodata:

Nama Pena : Widhi Ibrahim

Nama Lengkap : Lilis Widiyanti

TTL : Cimahi, 20 Januari 1992

 

Riwayat Pendidikan

-SDN BRIMOB, Cimahi-Bandung (1998-2004)

-SMPN I CIPANAS, Lebak-Banten (2004-2007)

 

KARYA

Ftv

-GEBETAN VS SELINGKUHAN (2019)

-YAKIN PENGEN NIKAH (2020)

-BRISDESMAID BAR-BAR CURI PERHATIAN DI NIKAHAN ORANG (2021)

 

Novel Platfrom

-SUNSHINE (wattpad, storial, mangatoon, kwikku)

-SAJAK CINTA TERAKHIR (kwikku)

-METAMORFOSIS (Kwikku)

-AKU DAN PERBEDAAN (kwikku)

-TITIK BALIK (storial)

-THE SECRET OF LOVE (storial)

-MY SPECIAL BOYFRIEND (on going gwp)

-Cerpen TERLUKA UNTUK MERINDU (wattpad, storial)

-Cerpen KEKASIH BAYANGAN (web JPI)

 

Prestasi:

-Peringkat 3 dari kelas 1 sampai kelas 3 Sekolah Dasar

-Peringkat 10 besar dari kelas 4 sampai kelas 6 Sekolah Dasar

-Peringkat 2 kelas 1 SMP

-Peringkat 1 kelas 2 SMP

 

Posting Komentar untuk "Widhi Ibrahim : Mendedikasikan Nama Pena untuk Mendiang Ayah Tercinta"

www.jaringanpenulis.com