Isti Syarifah, IRT Pembelajar Dari Pinggiran Kota Malang

 Penulis: Mirna Kirei & Reza Indah P - Editor : Endik Koeswoyo

Isti Syarifah, seorang Ibu Rumah Tangga yang saat ini sudah dikaruniai seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. Perempuan hebat ini lahir di kota Malang tanggal 26 Oktober 1988. Berbicara dunia menulis, tentunya setiap orang mempunyai cerita yang berbeda. Termasuk Isti. Mulai dari cerita sedih sampai pada cerita bahagia.

Isti mulai menulis pada tahun 2014 dan sempat berkali-kali menjuarai lomba menulis cerpen. Tak heran jika Isti semakin bersemangat untuk belajar menulis. Bahkan saat ini Isti sedang berusaha merampungkan novel perdananya yang akan segera launching. Selain itu, Isti juga memiliki target untuk bisa menulis skenario. Sedang untuk karya-karya fiksi lainnya sudah lebih dari 10 judul yang terbit. Salah satunya 'Selamat Berpisah Calon Imamku dan Woles Aja'. Isti pernah menjuarai beberapa ajang menulis di Hongkong termasuk di Majalah Hijrah Hongkong. Padahal Isti mengaku menulis hanya sekadar hobby saja. Katanya, kalau menulis itu rasanya bikin hati lega.

Isti pernah diberikan kesempatan untuk belajar di KAMPUS FIKSI yang digagas oleh Bapak Edi Mulyono, CEO Diva Press. Di sanalah Isti bisa berguru dari penulis-penulis keren tanah air.

Isti terus-menerus belajar dan berproses sampai pada titik yang bisa membuat kedua orangtuanya bahagia dan mewujudkan mimpi-mimpinya. (MK).



Awal Kehidupan
Isti memutuskan untuk menikah tahun 2017. Dan telah dikarunia satu anak laki-laki. Sekarang Isti juga aktif menulis cerpen, buku dan novel.

Motivasi
Menulis untuk tetap waras. Karena menulis bisa menjadi obat dan mengobati hati. Motivasi lainnya datang dari beberapa tokoh hebat di tanah air seperti: Pak Dwi Suwiknyo, Pak Edi Mulyono, Kang Abik, Bunda Sinta Yudistia, Kak Dee Lestari, Endik Koeswoyo. Dan  keinginan terbesar menjadi penulis skenario.

Tips Menulis versi Isti
Isti mengatakan dalam menulis jangan dipaksa. Jika mood buruk datang bisa cari hal yang buat happy. “Misalnya gini, aku baca. Dari membaca apa aja yang buat refresh otak. Kalau belum berhasil, memakai cara lain atau lanjut cari hal lain sampai kita merasa moodbooster. Ketika kita menjiwai dan menikmati dunia kepenulisan, ide itu akan datang dengan sendirinya,” tegas Isti sembari menerapkan sistem menulisnya. (RIP)


Profil Isti Syarifah

Nama           : Isti Syarifah
Lahir            : 26 Oktober 1988 (umur 32)
Pekerjaan   : Penulis & IRT
Tahun aktif : 2015 - sekarang
Hobby         : Membaca, menulis, masak, baking dan jalan-jalan.
Sosmed       : Facebook : Isti Syarifah & Instagram : @Isti Syarifah

Karya
1. Terimakasih Ibu 2 (Wahyu Qolbu, 2015)
2. Selamat Berpisah Calon Imamku (Mizan, 2016)
3. Sekali Hijrah, Selamanya Istiqomah (Noktah-Divapress, 2017)
4. Ya Allah, Aku Pingin Berhijab (Noktah-Divapress, 2018)
5.Tolonglah Oranglain, maka Allah Akan Menolongmu (Noktah, 2018)
6. Cinta, Mantan dan Jodoh (Samudera Biru 2019)


7. Woles Aja, Deh (Samudera Biru 2019)
8. Ketika Aku Harus Melepasmu (Samudera Biru 2019)
9. Kepak Sayap Sang Malaikat (JWriting Soul Publishing 2019)
10. Hidayah (JWriting Soul Publishing 2020)
11. Hari terakhir Bersama Din (JWriting Soul Publishing, 2021)
12. Novel Pesan Cinta Dari Cina (LovRinz, 2021)


Endik Koeswoyo
Endik Koeswoyo Scriptwriter. Freelance Writer. Indonesian Author. Novel. Buku. Skenario. Film. Tv Program. Blogger. Vlogger. Farmer

Posting Komentar untuk "Isti Syarifah, IRT Pembelajar Dari Pinggiran Kota Malang"

www.jaringanpenulis.com