IKLAN

SINOPSIS FTV REGULER “WARNA-WARNI CINTA PELANGI”


SINOPSIS FTV REGULER
“WARNA-WARNI CINTA PELANGI”

Ide Cerita
Widhi Ibrahim

Penulis Skenario
Endik Koeswoyo






    

Berawal dari sebuah percekcokan di toko matrial antara Pelangi (19 tahun) dan Ridwan (21 tahun), hanya karena kesalahan pada jenis cat yang di pesan, membuat Ridwan menuai komplain dari Pak Ari (45 tahun), sang bos. Karena kualitas yang di hasilkan tidak sesuai. Sang klien yang merupakan seorang ibu muda yang cantik sekaligus wanita yang Pak Ari sukai, membuatnya merasa tidak enak karena telah mengecewakan Bu Hani (37 tahun) sehingga Ridwan kena cipratnya. Tidak mau menjadi orang tunggal yang disalahkan, Ridwan pun menyalahkan Pelangi yang merupakan pekerja baru di toko matrial yang sudah menjadi tempat langganannya selama ini.

     Kekecewaan Bu Hani berdampak buruk pada Ridwan. Karena secara tiba-tiba Bu Hani memutuskan untuk berhenti bekerja sama dengan Pak Ari beserta anak buahnya dalam merenovasi rumah, sekaligus meminta ganti rugi. Tidak mau Pak Ari semakin marah, Ridwan meminta Pelangi untuk ikut bertanggung jawab membujuk Bu Hani agar tetap bekerja sama dengan Pak Ari. Namun Pelangi menolak, karena ia merasa ini bukan urusannya.

     Usaha pedekate Pa Ari pun semakin sulit semenjak kejadian itu. Namun Pa Ari juga tidak mau menyerah mendapatkan Bu Hani. Pak Ari pun meminta bantuan Ridwan yang sudah menjadi kepercayaan Pak Ari, untuk mengambil hatinya Bu Hani kembali, meski sering kali terganggu oleh Mimi (20 tahun). Gadis anak pemilik toko matrial sekaligus pemilik toko cat yang diam-diam Ridwan taksir, namun malah naksir sama Pak Ari yang notabennya ABG tua namun berduit.

     Disaat Ridwan kebingungan mencari cara untuk membantu Pak Ari, tiba-tiba Pelangi muncul dan mendadak minta tolong Ridwan untuk membantunya. Pelangi meminta Ridwan untuk menjadi pacar bohongan Pelangi supaya dia bisa menjauh dari Billy (19 tahun), laki-laki yang memiliki tampang pas-pasan tapi ngebet banget pengen jadi pacar Pelangi. Awalnya Ridwan nolak, tapi setelah di pikir-pikir Ridwan mau membantu Pelangi, asalakan Pelangi juga mau membantunya. Dan mereka pun sepakat untuk bekerjasama.

     Ridwan pun siap menjadi pacar bohongannya Pelangi, dan Pelangi pun siap membantu Ridwan untuk memperdekat hubungan Pak Ari dan Bu Hani. Tapi pada saat Pelangi tau wanita yang bos-nya Ridwan incar itu Bu Hani, Pelangi malah mengurungkan niatnya untuk membantu Ridwan. Karena ternyata Bu Hani itu adalah ibunya Pelangi. Bukan karena Pelangi tak setuju, tapi Pelangi tak ingin Ridwan tau kalau dia itu anaknya Bu Hani. Pelangi sengaja pergi dari rumah dan memilih menjadi tukang cat, karena Pelangi tak ingin ibunya terus memaksa agar dia mau kuliah jurusan desainer atau menerima cinta Billy.

     Namun Pelangi memberi tau Ridwan apa saja yang bisa menarik hati Bu Hani. Biar Pak Ari yang usaha sendiri untuk mendekati Bu Hani. Meski Pelangi enggan membantunya, tapi setidaknya itu bentuk permohonan maafnya karena hampir membuat Ridwan kehilangan pekerjaan akibat kecerobohannya. Ketertarikan Pelangi pada bidang desain interior, membuat Pelangi nyambung dengan Ridwan yang memiliki mimpi menjadi arsitek. Bahkan Pelangi tak segan untuk ikut ketempat kerja Ridwan agar dia semakin tau seluk beluk pembuatan bangunan. Bahkan Pelangi dan Ridwan sampai bertukar pikiran sehingga proyek pembangunan sebuah rumah menuai kekaguman dari sang klien. Tidak rela Pelangi dekat dengan Ridwan, Billy semakin usaha mendekati Pelangi, dan entah kenapa Ridwan merasa cemburu setiap kali Billy mendekati pelangi. Melihat ada dua laki-laki yang menyukai Pelangi, Mimi merasa risih. Apalagi semenjak dekat dengan Pelangi, Ridwan jadi cuek sama Mimi. Tak ingin Pelangi merebut perhatian Ridwan, Mimi menyuruh Bapaknya untuk memecat Pelangi dengan alasan kerja Pelangi gak bener karena dia sering meninggalkan toko seenaknya. Mau tak mau Pelangi pun pulang. Sementara Ridwan merasa kehilangan Pelangi. Setiap datang ke toko, Ridwan berharap bertemu Pelangi. Tapi yang ditemui malah Mimi, yang mendadak mengejar Ridwan karena usahanya untuk mendapatkan Pak Ari gagal total. Namun sayang Ridwan sudah terlanjur ilfil. Malah Ridwan seakan-akan telah jatuh hati pada Pelangi.

     Namun statusnya membuat Ridwan sadar, rasanya tak mungkin mendapatkan Pelangi yang ternyata anak dari Bu Hani. Mengetahui ada cinta di hati Ridwan pada Pelangi, diam-diam Pak Ari berniat membantu Ridwan. Untungnya Pelangi pun punya perasaan yang sama. Dan Bu hani pun menyetujuinya. Tapi Billy tidak bisa menerima begitu saja, Bu Hani yang tidak menyukai laki-laki playboy. Membuat Billy kepikiran untuk menjebak Ridwan, seakan-akan Ridwan itu pacaran dengan Mimi. Mengetahui Ridwan seorang kuli bangunan dan playboy, Bu Hani melarang keras Pelangi untuk berhubungan dengan Ridwan. Dan malah menjodohkan Pelangi untuk segera menikah dengan Billy. Karena Bu Hani sama sekali tak ingin nasib Pelangi sama dengannya, korban laki-laki playboy. Berkali-kali Ridwan mencoba menjelaskan, namun sulit membuat Pelangi dan Bu Hani percaya kalau Mimi bukan siapa-siapa Ridwan, karena semakin hari Mimi semakin sering terlihat mesra dengan Ridwan.

     Saat acara pernikahan Pelangi tiba, Pa Ari melihat ada unsur keterpaksaan pada diri pelangi. Pa Ari mencoba untuk membujuk Bu Hani untuk membatalkan pernikahan itu. Namun Bu Hani tetap pada pendiriannya. Sebelum acara di mulai, tiba-tiba Mimi datang menemui Pelangi. Dan menjelaskan bahwa hari ini Ridwan akan pergi keluar kota. Mimi ingin pelangi mencegahnya, tapi Pelangi rasa dia tak berhak. Namun setelah Mimi mengaku kalau Ridwan sangat mencintainya dan kedekatan Mimi selama ini atas suruhan Billy. Pelangi berubah pikiran. Tak ingin kehilangan Ridwan, Pelangi pun pergi menemui Ridwan di terminal. Untung saja mereka masih sempat bertemu dan menjelaskan ada kesalahpahaman di antara mereka. Melihat cinta mereka begitu kuat, akhirnya Bu Hani pun luluh dan menyetujui hubungan mereka.

     Kini Pa Ari pun semakin dekat dengan Bu Hani. Sementara Pelangi dan Ridwan membuka usaha sendiri dengan membuka toko cat sambil meneruskan kuliah mereka sesuai keinginan masing-masing.

-   SEKIAN -

                   
























KARAKTERISASI PEMAIN:

1. PELANGI
Gadis cantik mahasiswi jurusan bisnis semester 2 yang memutuskan untuk menjadi tukang cat, gadis manja yang berusaha mandiri karena tidak suka diatur, lumayan cerewet, cinta kebersihan. Mempunya mimpi menjadi seorang design interior, namun tidak mendapatkan dukungan dari sang ibu.

2. RIDWAN
Pemuda yang berpropesi sebagai tukang bangunan, namun memiliki wajah yang lumayan tampan, tegas dalam menyikapi sesuatu, begitu cuek terhadap penampilan sendiri. memiliki mimpi menjadi seorang arsitek, namun terhalang oleh biaya.

3. PAK ARI
Perjaka yang sudah terlalu lewat masanya. Namun memiliki perasaan kepada Bu Hani yang merupakan kliennya. Orang yang cukup plin-plan masalah mood. Lumayan galak.

4. BU HANI
Ibu Pelangi, meskipun sudah memiliki seorang anak gadis, namun ibu Hani masih terlihat cantik. Ambisinya yang besar atas keinginannya yang menjadikan Pelangi seorang pembisnis, membuat anak semata wayangnya pergi dari rumah. Trauma memiliki pasangan. Benci laki-laki playboy.

5. MIMI
Gadis genit, anak pemilik toko cat. Tertarik pada pa Ari. Cukup nyebelin.

6. BILLY
Anak sahabatnya bu Hani, yang dijodohkan dengan Pelangi. Memiliki tampang pas-pasan, juga pemikiran yang pas-pasan, membuat Billy merasa beruntung dijodohkan dengan gadis cantik seperti Pelangi. Sehingga Billy jadi terobsesi untuk mendapatkan Pelangi.

7. AYAH MIMI
Pemilik toko cat, hanya muncul ketika adegan di toko saja.

Posting Komentar

0 Komentar