PERSAINGAN CINTA JONES VS PLAYBOY

SINOPSIS FTV REGULER
PERSAINGAN CINTA JONES VS PLAYBOY

Ide Cerita: MFarid
Skenario: Endik Koeswoyo


        Gilang (22), anak Kampus dari salah satu Universitas di Jakarta. Ia sangat culun, norak dan penakut terkadang juga memberanikan diri, namun pandai dalam hal pelajaran tapi tidak dengan caranya mendekati seorang wanita, penolakan menjadi hal yang sudah lumrah baginya, setiap kali Gilang nge-gombal dia lebih dulu ditolak. Gilang lebih sering dipanggil Jones alias jomblo ngenes.
    Suatu hari Alfin (22), dan Vano (22), mengajak Gilang ke sebuah taman besar. Alfin dan Vano menjanjikan kepada Gilang untuk mendapatkan wanita untuk-nya, Alfin yang terkenal Play Boy bilang ke Gilang kalau ada cewek cantik yang naksir banget sama Gilang. Karena Gilang orang yang polos Gilang pun mempercayai itu. Sesampainya di taman, ternyata Gilang dikerjain Alfin dan Vano, cewek yang dikenalin ke mereka ternyata pejual gorengan keliling, bernama Alea (21 tahun) gadis tomboy dan galaknya nggak ketulungan. Alea yang ngerasa di isengin oleh Gilang jelas jadi meradang. Alea marah-marah dan merasa dirinya direndahkan. Gilang kesel banget, mau kenalan baik-baik malah disemprot. Gilang bales marah ke Alfin dan Vano, tapi kedua sahabatnya malah sudah kabur duluan.
        Ke esokan harinya tiba-tiba di dalam ruangan kelas, Dosen memperkenalkan mahasiswi pindahan yaitu Alea (21). Alfin dan Vano yang lagi enak tidur di kelas, terbangunkan seketika oleh suara Alea yang sedang memperkenalkan diri, suara yang halus dan paras yang sangat cantik membuat semua Cowok yang ada di ruangan terhipnotis. Alfin dan Vano kasak-kusuk itu kan penjual gorengan?? Semua Cowok dari pintu dan jendela juga ngintip. Gilang yang baru saja dari toilet kaget dengan Orang yang lagi ngintip di jendela ruangannya, Gilang juga ikutan ngintip dan Gilang kaget karena wanita yang kemarin dilihatnya jualan gorengan, ternyata mahasiswi baru yang juga satu ruangannya. Dengan terbata-bata Gilang masuk ke ruangannya dan sialnya si Alea duduk di bangku Gilang, Gilang tak menegur si Alea karena takut disemprot kayak kemarin. Gilang hanya mengambil tasnya yang jatuh dan akhirnya duduk di bangku belakang, Alea cuek.
        Gilang berusaha meminta maaf sama Alea saat pulang kuliah. Tetapi Alea cuek bebek, dia menuduh Gilang cowok play boy yang suka godain cewek sembarangan. Alfin dan Vano malah ketawain Gilang yang lagi-lagi disemprot Alea. Bahkan beberapa kali, Alfin dan Vano kerjain Gilang, mereka kirim surat cinta pada Alea atas nama Gilang. Alea makin gedek dan makin kesel sama Gilang.
        Hari demi hari, dengan bantuin Bu Irma (49 tahun) mamanya, Gilang berusaha merubah dirinya dengan lebih ikhlas dan pasrah akan urusan pasangan. Kini Gilang lebih menikmati kesendiriannya. Walau Gilang ingin berubah, Gilang sulit karena kehadiran Alea. Tiap hari saat proses belajar dimulai, Gilang selalu menggambar raut rupa Alea.
        Suatu ketika pada saat jam istirahat Alea mengajak Gilang ke kantin bareng juga dengan Rani (21), teman dekat Alea di kampus. Gilang berkeringat dan salah tingkah, karena nggak nyangka baru kali ini ada cewek di kampus yang ngajak dia ke kantin dan selama ini jika waktu istirahat Gilang hanya di kelas kalau enggak di taman. Akhirnya tangan Gilang pun ditarik Alea karena dari tadi Gilang hanya bengong doang. Sampai di kantin Gilang makin grogi dan keringatan, tapi kini grogi dan keringat itu hilang saat berhadapan mie ayam kesukaannya, ngabisin dua mangkok membuat Alea dan Rani heran dan tertawa. Ternyata Alea meminta Gilang menggambar menu gorengan, yang kekinian untuk gerobak gorengan miliknya. Gilang yang suak menggambar setuju. Tak lama kemudian Alfin lewat, melihat Gilang sedang bersama Alea, Alfin ikut nimbrung dan ngasih kode ke Gilang untuk cabut.
        Karena Gilang juga penakut, Gilang akhirnya ngalah dan pamit duluan ke Alea. Setelah Gilang pergi, Vano tak sengaja lewat depan kantin dan melihat Alfin sedang bersama Alea, rasa cemburu dan iri dirasakan oleh Vano karena Vano ternyata juga suka dengan Alea. Alfin dan Vano sudah punya pasangan tapi mereka berdua menginginkan Alea juga, mereka saling cemburuan dan iri-irian satu sama lain. Sedangkan Rani teman dekat Alea suka dengan Alfin, merasa bahwa Alfin suka nya dengan Alea, muncul lah niat jahat Rani ke Alea, sahabat nya sendiri. Karena Vano juga suka dengan Alea, akhirnya Rani dan Vano bekerjasama. Rani ingin mendapatkan Alfin dan Vano ingin mendapatkan Alea.
        Alfin yang terkenal Play Boy terus berusaha meyakinkan Alea kalau dia bener-bener jatuh cinta. Saat Alea jualan gorengan, Alfin terus mengikutinya. Sok baik, sok membantu. Tetapi Alea selalu fokus sama dagangannya. Alea lebih sering bersama Gilang, karena ternyata Gilang punya ide-ide bagus, Gilang merombak gerobak gorengan milik Alea. Dari gerobak biasa, menjadi gerobak yang lebih kekinian dengan gambar-gambar dooble yang lucu-lucu. Gilang sebenarnya memendang rasa pada Alea, tetapi dia pemalu dan suka mindar, jadinya Vano kalah saingan dengan Alfin yang lebih jago ngegombalin Alea. Gilang sedih, saat dia melihat Alea ditembak Alfin.
        Sementara itu, Vano dan Rani berusaha memutuskan hubungan Alfin dan Alea, karena Alfin dan Alea kini sudah resmi Pacaran, Alea suka dengan Alfin karena keterpaksaan karena Alfin mirip dengan mantan nya yang sudah meninggal. Rani selalu menggagalkan kedekatan Alfin dan Alea dengan berusaha agar Alea tau kalau Alfin playboy dan kini Ia sudah punya pacar. sedangkan Vano berusaha meyakinkan Alfin kalau sebenarnya Alea hanya memanfaatkan Alfin dan Alea lebih suka dengan Gilang. Namun memang benar dalam hati Alea lambat laun menyukai Gilang. Gilang sederhana, baik, hanya saja kuper dan kurang pedean.
        Di lain sisi, orangtua Alea yaitu Pak Roto (50), gak suka cowok yang penampilannya seperti Gilang, sebab itu Alea sering berusaha untuk menjauh dari Gilang dan memaksakan perasaannya untuk Alfin. Lama kelamaan Alea mulai ada hati dengan Alfin, Alea merasa bahwa perkataan dan anggapan Rani itu salah, jelas saja ini semua karena kecerdikan Alfin yang memutar balikkan ucapan Rani, apapun yang dikatakan Rani selalu ditepisakan dengan cerdik oleh Alfin. Namun akhirnya Alea kecewa dan sakit hati setelah mengetahui bahwa Alfin memang sudah mempunyai pacar dan memang Alfin adalah playboy, seperti yang dikatakan Rani.
        Alea tak mau mengatakan yang sebenarnya kalau Alea kemarin malam melihat Alfin mengetahui Alfin bersama dengan perempuan lain, perempuan itu adalah Pacar ke empat Alfin. Akhrinya Alea mengatakan sejujurnya kepada Alfin bahwa dirinya hanya memanfaatkan Alfin. Dari awal Alea hanya suka dengan lelaki Jones yang culun dan norak di kampus ini, Gilang maksudnya. Alea memutuskan hubungan mereka, hubungan yang dipaksakan nggak akan baik. Alfin jadi kesel ke Gilang, yang dianggapnya nikung hubungan Alfin dan Alea. Sementara itu, Vano dan Rani merasa kini terwujud untuk membuat Alea dan Alfin berpisah..
        Mendengar berita bahwa Alfin dan Alea kini sudah putus semangat Gilang kini memuncak. Hanya satu cara agar Alea dan Papa nya bisa menerima Gilang sepenuh hati, yaitu dengan merubah penampilannya. Demi mendapatkan Alea, kini niat Gilang untuk merubah dirinya berapi-api, penuh semangat dan percaya diri.
        Selama seminggu Gilang merubah penampilannya, dia bahkan ikut kursus kepribadian. Seminggu Gilang menghilang entah ke mana. Alea gelisah mencari-cari, tetapi Gilang menghilang. Seminggu kemudian, Gilang muncul di kampus, semua heran karena, Gilang berhasil merubah penampilannya. Alea kaget luar biasanya, bukan cuma penampilan atau jasmani nya saja yang berhasil Gilang rubah, sifat nya pun juga berubah. Kini Gilang sudah betul-betul menjadi pria yang diidam-idamkan oleh Wanita.
        Akan tetapi dengan perubahan Gilang, Alea anak pengusaha gorengan itu semakin merasa minder. Gilang dikerubitin cewek-cewek, apalagi ternyata Gilang juga anak orang kaya yang selama ini menjadi culun karena dia terlalu dimanjakan mamanya. Alfin dan Vano makin kesel ke Gilang, cewek-cewek pada ninggalin mereka dan gantian mengejar Gilang, termasuk Rani.
        Alea mendapat kejutan, Bu Irma mamanya Gilang datang, melamar Alea untuk Gilang. Alea dan Gilang boleh menikah, asalkan Gilang mau membantu Alea mengembang usaha gorengan warisan keluarganya. Bu Irma teru saja setuju, apalagi Pak Roto. Usaha gorengan itu sudah turun temurun. Gilang dan Alea bahkan membuat usaha itu semakin berkembang menjadi franchise gorengan yang ternama dengan aneka rasa yang unik dan menarik.
        Hanya saja hubungan Gilang dan Alea berubah panas, ketika Rani yang merasa kalah bersaing di bantu dengan Alfin dan Vano kembali menganggu kebahagian Gilang dan Alea. Rani mengaku dihamili oleh Gilang. Gilang dan Alea syock. Tetapi akhirna, Gilang bisa membuktikan, semua itu fitnah. Alea selalu percaya kepada Gilang. Mereka bahagia...
·        SEKIAN -



                       
KARAKTERISTIK PEMAIN
Gilang (22), seorang Jones yang culun, norak dan Penakut. Terkadang juga memberanikan diri dalam mendekati wanita. Pandai dalam hal pelajaran.   
Alea (22), Cantik, Ceria dan gak milih-milih teman. cepat jatuh cinta, patuh kepada orangtua.
Alfin (22), Ganteng. seorang Playboy. pilihan cewek-cewek kampus. Jumawa dan suka Jaim kepada Gilang.
Vino (21), lumayan Ganteng. Sahabat Alfin di kampus yang Sifatnya gak jauh beda dengan Alfin.lambat dalam berpikir.
Rani (21), lumayan Cantik. Sahabat Alea di kampus. Rempong banget adi cewek dan cerewet tapi baik hati.
Pak Roto (50), Ayah yang tegas dan egois. Selera tinggi. matre. Harus melihat fisik dan kondisi keluarga siapapun cowok yang dekat dengan Alea.
Ibu Irma (49), ibu yang santai. Penuh perhatian. Membantu Gilang anaknya untuk berubah jadi keren.

Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.