SINOPSIS FTV LOPER CINTA PENDEKAR COKLAT

SINOPSIS FTV
LOPER CINTA PENDEKAR COKLAT



Ide Cerita & Skenario
Endik Koeswoyo
Farah Frastia



     Kamila (20 tahun) adalah mahasiswi paling cantik di kampusnya. Saking cantiknya, banyak mahasiswa yang mengejar dan menembaknya. Tapi Kamila menolak semua cowok yang mendekatinya. Bagi Kamila, hanya cowok ganteng, kaya dan baik hati yang pantas menjadi pacarnya. Suatu ketika, ada mahasiswa ganteng, kaya dan baik hati yang menarik perhatian Kamila, namanya Choki (20 tahun). Tapi Kamila gengsi untuk menembak duluan. Dia ingin Choki yang mengejar dan menembaknya seperti cowok-cowok lain. Kamila merencanakan sesuatu agar Choki menaruh perhatian kepadanya.
     Kamila berdiri di tepian jalan raya yang biasanya dilewati Choki. Saat mobil Choki mau lewat, Kamila langsung berlari ke tengah jalan. Tapi bukannya ditabrak Choki, Kamila justru ditabrak Alan (22 tahun), seorang loper koran yang secara bersamaan melewati jalur tersebut. Kamila langsung jatuh dan kesakitan. Alan berusaha menolongnya dan minta maaf. Tapi Kamila justru ngomel-ngomel karena Alan menggagalkan rencananya untuk mendapat perhatian dari Choki. Kamila juga minta uang ganti rugi untuk perawatan kulitnya yang lecet gara-gara jatuh ditabrak Alan.
     Alan jadi ikutan kesal karena sebenarnya Kamila lah yang salah karena tidak hati-hati saat menyeberang. Alan semakin kesal ketika sadar semua korannya basah karena jatuh ke genangan air. Alan balik meminta uang ganti rugi ke Kamila. Tapi Kamila menolak dan langsung ngeloyor pergi. Kamila memikirkan cara lain untuk mendekati Choki. Kamila berencana menyelediki kehidupan Choki agar tahu apa saja yang disukai olehnya.
     Keesokan harinya, Kamila menyamar sebagai pengantar paket agar bisa masuk ke rumah Choki. Kamila pura-pura kebelet pipis sehingga pembantu rumah tangganya mengizinkannya masuk. Kamila lalu mengendap-endap masuk ke kamar Choki. Choki yang baru keluar dari kamar mandi terkejut. Choki mengira Kamila perampok. Kamila langsung kabur. Choki berusaha mengejarnya.
     Saat berhasil keluar dari pagar rumah Choki, Kamila melihat ada sepeda terparkir di depan pagar rumah tetangga Choki. Kamila langsung mengambil sepeda itu dan membawanya kabur. Alan yang baru saja menaruh koran di rumah tersebut langsung mengejar Kamila yang membawa kabur sepedanya. Tapi seberapapun cepatnya, Alan tetap gagal menyusul Kamila. Alan galau. Dia tidak bisa bekerja tanpa sepeda itu. Rahayu (23 tahun), tukang jamu keliling yang sudah lama naksir Alan, meminjamkan sepedanya kepada Alan. Katanya, mulai sekarang Rahayu akan menggunakan sepeda motor untuk berjualan keliling sehingga sepedanya tidak terpakai. Alan berterima kasih. Esoknya, saat jualan jamu keliling, Rahayu melihat sepeda Alan terparkir di depan rumah Kamila. Rahayu bertanya mengenai sepeda itu ke pembantu rumah tangga Kamila, tapi si pembantu tidak tahu.
     Sore harinya, Rahayu menemui Alan untuk memberitahu soal sepeda tersebut. Alan langsung pergi ke rumah Kamila. Alan terkejut begitu tahu kalau yang mencuri sepedanya adalah Kamila. Alan ngomel dan menganggap Kamila pembawa sial. Gara-gara Kamila, dia dimarahi bos karena terlambat mengantar koran ke pelanggan. Kamila balik memarahi Alan. Gara-gara naik sepedanya Alan, rambut Kamila jadi lepek dan rusak, tubuhnya bau keringat dan wajahnya terbakar kena matahari. Alan malas mendengar keluhan tidak penting itu. Dia buru-buru ambil sepedanya. Tapi saat mengayuh sepedanya, rantainya putus. Alan meminta uang ganti rugi ke Kamila, tapi Kamila menolak. Alan benar-benar kesal.
     Suatu hari, ada mahasiswi baru di kampus Kamila, namanya Alina. Kecantikan Alina membuat semua cowok di kampus terpana, termasuk Choki. Sikap ramah Alina semakin membuat Choki kagum padanya. Kamila tidak terima karena merasa kalah saing dengan Alina. Dia melabrak Alina dan menyuruhnya untuk menjauhi Choki. Tapi Alina menolak karena dia juga suka Choki. Alina bahkan menantang Kamila untuk bersaing mendapatkan Choki. Kamila menerima tantangan itu.
     Kamila berusaha mendekati Choki. Saat di kantin, Kamila minta izin untuk duduk di samping Choki. Tapi sebelum Choki mengizinkannya, Alina lewat di sampingnya. Choki buru-buru menyilakan Alina duduk di kursi tersebut dan meminta Kamila mencari kursi lain. Kamila kesal dan buru-buru pergi. Berhari-hari Kamila mencoba mendekati Choki, tapi perhatian Choki selalu tertuju kepada Alina. Bahkan saat Alina tidak masuk kuliah, Choki tetap cuek kepadanya. Di tengah keputusasaannya, Kamila tanpa sengaja melihat Alan di kampusnya. Alan tampak sedang berdebat dengan salah seorang dosen di kampusnya. Kamila yang penasaran lantas menguping pembicaraan mereka. Rupanya, Alan adalah mahasiswa di kampus tersebut. Dia sedang membujuk dosennya agar tidak di-DO lantaran menunggak biaya kuliah semesternya.
     Kamila tiba-tiba memiliki ide. Dia bersedia membayar tunggakan biaya kuliah semester Alan asal Alan mau membantunya pedekate dengan Choki. Alan setuju. Setiap pagi, sambil meloper koran ke rumah Choki seperti biasanya, Alan menyelipkan surat cinta dan coklat dari Kamila. Perlahan, Choki menunjukkan simpatiknya kepada Kamila. Hingga suatu hari, Choki menembaknya. Kamila sangat senang. Sebagai wujud terima kasih, Kamila mentraktir Alan makan di restoran. Sejak saat itu, Kamila menjuluki Alan “Pendekar Coklat” karena sudah memperjuangkan cintanya kepada Choki lewat coklat. Namun meskipun sudah memenangkan hati Choki, Kamila merasa tidak puas. Sebab cowok-cowok lain di kampus tetap mengidolakan Alina dibandingkan dirinya. Kamila ingin menyingkirkan Alina dari kampusnya.
     Suatu hari, ada pemilihan Miss Kecantikan di kampusnya. Kamila menantang Alina untuk mengikuti kontes tersebut untuk membuktikan siapa yang paling cantik di kampus tersebut. Jika Kamila menang, Alina harus keluar dari kampus tersebut. Dan jika Alina yang menang, Alina berhak meminta apapun darinya. Alina setuju. Dari ratusan pendaftar, Alina dan Kamila terpilih sebagai finalis yang maju ke babak final karena memiliki dukungan terbanyak. Kamila mendadak khawatir kalah. Sebab di babak semi final, Alina mendapat dukungan lebih banyak darinya.
     Kamila memberikan uang kepada Alan untuk mengerjai Alina, tapi Alan menolak. Dia tidak mau menerima uang hasil kejahatan. Kamila marah dan menganggap Alan tidak tahu balas budi. Sebab jika Kamila tidak menolongnya, dia sudah dikeluarkan dari kampus karena telat bayar uang semesteran. Kamila juga menghina Alan yang terlalu sok, padahal ia hanya seorang loper koran yang miskin. Alan tidak terima dihina. Walaupun cuma loper koran, tapi Alan membiayai sendiri kuliahnya. Tidak seperti Kamila yang hanya bisa minta uang kepada orang tuanya. Kamila tersinggung, ia lantas pergi.
     Keesokan harinya, sebelum acara dimulai, Kamila diam-diam menaruh serbuk gatal di bedak Alina. Acara pun dimulai. Kamila tiba-tiba merasakan panas dan gatal di seluruh wajahnya. Kamila menggaruk wajahnya hingga bentor-bentor. Saat Kamila catwalk, seluruh penonton dan juri menertawakannya. Kamila menangis dan turun dari panggung. Panitia terpaksa mengundur jadwal acara.
     Alina menemui Kamila dan bilang kalau kejahatan tidak akan pernah menang melawan kebaikan. Rupanya Alina sudah tahu rencana busuk Kamila. Dia menukar bedaknya yang sudah ditaburi bubuk gatal dengan bedak Kamila. Kamila kesal kepada Alina. Kamila semakin kesal ketika memergoki Choki berduaan dengan Alina. Rupanya selama ini Choki masih mendekati Alina. Kamila menampar Alina karena sudah mengganggu pacarnya. Tapi Choki justru membela Alina. Detik itu juga Kamila memutuskan hubungannya dengan Choki.
     Acara final Miss Kecantikan kembali digelar. Alina mendapat jumlah dukungan terbanyak sehingga berhak menjadi juara pertama. Tapi Alina tiba-tiba mengungkap sebuah fakta yang mencengangkan. Bahwa sebenarnya dia adalah Alan, seorang laki-laki tulen dan mahasiswa di kampus tersebut. Alan menyamar sebagai wanita untuk meluruskan makna tentang kecantikan. Bahwa make up dan penampilan bisa menipu seseorang, tapi tidak dengan kepribadian dan kecantikan hati. Seluruh penonton dan juri tercengang, termasuk Kamila. Panitia memutuskan untuk mendiskualifikasi Alina/Alan sehingga juara Miss Kecantikan diberikan kepada Kamila.
     Namun Kamila merasa tidak pantas menerima gelar Miss Kecantikan. Dia merasa sikapnya tidak secantik wajahnya. Kamila memutuskan untuk mencopot gelar Miss Kecantikan itu. Kamila menemui Alan untuk meminta maaf atas kesombongannya selama ini. Alan memaafkan. Tapi dengan satu syarat, Kamila harus membantunya menjadi loper koran selama seminggu. Kamila setuju.

-   SEKIAN -




Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.