Kopiku Tak Sepahit Dulu




Kau ingat, ketika menuangkan air panas ke dalam gelas berisi gula kopi
Kusempat bertanya berapa takaran keduanya ? 
Kau menjawab hanya satu sendok
Tapi, bagiku satu sendok dalam kopi memiliki rasa favorit tersendiri

Kupernah iri ketika kau membuatkan kopi untuk orang lain
Hey…itu kopiku, aku merengut…
Pernah kau membuat kopi untuk orang terkasihmu, aku hanya tersenyum…
Aku menyeruput kopinya dengan piring kecil, bagiku pasti nikmat…
Hmm..aroma dan rasa kopi, paduan pahit dengan manis yang pas
Aroma yang tidak akan pernah membosankan
Seberapa ajaibnya tanganmu, seolah aku ingin meminjamnya,,,
Untuk membuat kopiku.

Aku begitu dekat denganmu, tapi mengapa kopiku tak senikmat adukan tanganmu
Kini, entah mengapa kau tak mau membuatkanku kopi
Aku di sini dengan gelas dan piring kecil kosong
Begitu lama menunggumu…
Yang kuingat hanya satu  sendok kopi dan gula
Dan.. sambil kucercap rasa kopiku….
Ah..kopiku ini  memamg tak sepahit dulu. 

Jombang, 15 Maret 2018
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.