5 Cara Menghadapi Masalah Dalam Rumah Tangga

Menikah adalah sebuah janji sakral dalam agama manapun. Dengan pernikahan tak hanya menyatukan 2 orang saja sebagai suami istri tetapi menyatukan 2 keluarga besar pula. Bersamaan dengan itu, masalah pun menjadi lebih banyak. Banyak kita jumpai sekarang banyak sekali pasangan yang tidak bisa mempertahankan pernikahan mereka. Sebenarnya ada beberapa cara untuk menghadapi masalah agar tidak terjadi perceraian yang bisa berdampak buruk kepada anak - anak.
Somber gambar: vemale.com



1.     Intropeksi diri
Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, begitu pula kita dan pasangan kita. Pasti memiliki satu kelemahan dan satu kelebihan. Jangan kedepankan rasa egois kita, berpikirlah ke depan. Cari kelemahan kita yang tidak di sukai pasangan dan perbaiki. Menerima kekurangan satu sama lain adalah cara paling ampuh rumah tangga bisa bertahan sampai akhir hayat.

2.     Memperkuat spiritual
Menikah adalah janji suci kita di hadapan Tuhan, Tuhan tak pernah memberikan masalah melainkan dengan jalan keluarnya. Tetaplah berdoa dan senantiasa mendekatkan diri kepadaNya. Dan luruskan niat kita menikah dulu untuk mendapatkan keridhoaanNya.

3.     Tetap dekat meskipun sedang Marah
Terkadang kita jengkel dan tak mau bertemu pasangan kita ketika masalah datang. Tapi menjauhinya bukanlah cara yang ampuh untuk menyelesaikan setiap masalah. Tetaplah bersamanya, bangkitkan memori – memori indah yang telah kalian lewati berdua.

4.     Upayakan komunikasi yang baik
Setiap masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Jika hanya mengedepankan emosi masing – masing, hal itu malah semakin menambah masalah bertambah besar. Berusahalah berbicara tanpa intonasi tinggi, bicara dari hati ke hati. Jika yang kita sampaikan berasal dari hati, pasti akan menyentuh hatinya pula.

5.     Cari penengah
Mencari penengah tentunya tidak sembarangan orang. Masalah adalah sebuah aib yang harus di jaga baik – baik. Pilihlah orang yang kalian percaya dan bisa memberikan solusi yang tepat dan tentunya orang itu tidak memihak salah satu dari kalian.


Sejatinya menikah itu adalah bagaimana kita mempertahankannya sampai akhir hayat. Tetapi urusan jodoh itu pun hanya Tuhan yang tahu. Banyak yang memutuskan bercerai karena memang itulah jalan terbaik. Tetapi setiap keputusan pasti ada konsekuensi yang harus di tanggung, apalagi pasangan yang sudah memiliki anak. Jangan sampai keegoisan mengorbankan hak anak untuk memiliki keluarga yang utuh. 

Ditulis oleh: Sriasih
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.