Lelaki Kopi

LELAKI KOPI 1
Oleh: Al Hadeed

Kopi
“Kau adalah aku
dan aku adalah Kau,”
batinya di setiap fajar menyingsing
Kopi
“Kau pahit, manis, hambar, nikmat.”
lirihnya getir.

Beranda, 9 Maret 2017

LELAKI KOPI 2
Kopi itu masih hangat, nikmat
setelah cecapan pertama, ia taruh
gelasnya di meja

Terbang
ruh lelaki itu

Dengan bajunya
ia hapus gambar-gambar itu
gambar-gambar dirinya
di waktu muda

Hujan airmata
ia tak bisa menghilangkannya
bahkan satu garis kecil sekalipun

Lelaki tua itu terseok-seok
mencari air suci

Ia terjatuh!

Banjir
kopi di atas meja itu meluber
tumpah ruah ke luar
namun lelaki itu masih mau menenggaknya
tak diketahui lagi
apa manis apa tawar

Dan matanya seketika tertutup.

Beranda, 9 Maret 2017



PROFIL PENULIS

Al Hadeed, penulis muda asal Palembang.  Lahir di Palembang, pada 10 September 1998. Peraih juara harapan 1 lomba menulis surat tingkat nasional di Bandung. Aktif belajar di Komunitas Pena Terbang dan Jaringan Penulis Indonesia. Tulisannya telah dimuat di beberapa media.

Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.