Mengagumkan, Siswi MAN 2 Kudus Mampu Ciptakan Payung Ajaib Multi Fungsi

Yuni Rahma Khoirunnisa dan Vina Ardina Reswari menunjukkan karyanya



KABAR JPI - Kudus - Memenuhi kebutuhan remaja belia masa kini yang hobi berfoto selfie, dua siswi MAN 2 Kudus Oze Dora Ilala dan Nurmila Karimah terinspirasi membuat payung ’ajaib’. Pasalnya payung tersebut dapat digunakan sebagai tripod camera maupun menjadi tongkat narsis (tongsis). MAN 2 Kudus yang memiliki program kelas unggulan ini, ternyata cukup ampuh mencetak siswa siswinya lebih berkompeten di bidangnya. Salah satu mata pelajaran yang terdapat dalam program kelas tersebut adalah Produk Inovatif. ”Sebenarnya produk kreativitas yang berbentuk payung ini asal mulanya tugas sekolah mata pelajaran saat kelas X pada tahun 2013 silam,” kata Oze.
Oze melanjutkan, tugas itu dikerjakan secara berkelompok dengan Nurmila Karimah yang secara tidak sengaja, karena nomor absen yang berdekatan. Nah, dari kerja keras dua orang asal Kota Jepara tersebut, akhirnya terciptalah payung ‘ajaib’ tersebut. ”Saya dengan Nurmila, menciptakan payung sederhana. Batang payung itu bisa digunakan untuk tripod atau penyangga kamera,” terangnya.
Berkat karyanya yang inovatif itulah, Oze dan Nurmila bisa mengikuti kompetisi National Young Investors (NYIA) Award 2014 dan International Exhibition for Young Inventors (IEYI) di Gedung SMESCO, Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan yang diselenggarakan LIPI pada sekitar Oktober 2014 silam.
Nurmila pun mengungkapkan hal senada. Dia menuturkan, payung kreasinya bersama temannya bisa jadi penyangga kamera. Gagang atau batang payung itu bisa digunakan sebagai tripod atau penyangga kamera saat foto selfie. ”Bila payung itu diletakan secara terbalik, maka kegunaannya bisa sebagai tripod. Bila diletakan secara normal, maka jadi payung seperti biasa,” papar Nurmila.
Diketahui, untuk menciptakan alat ini, kedua siswi membeli peralatan sekitar Rp 150 ribu. Yakni untuk membeli kain nilon atau kain payung, beserta besi alumunium sebagai batang payungnya yang sekaligus bisa dijadikan tripod. ”Ya, kami merogoh kocek Rp 150 ribu dalam pembuatan payung ini, dan kami bisa ikut kompetisi tersebut. Kami bisa masuk dalam finalis, yang di situ sudah ada 24 finalis karya ilmiah remaja lainnya dari seluruh Indonesia,” paparnya.
Tak terhenti sampai di situ. Ternyata MAN 2 Kudus memiliki siswi berbakat lainnya yang juga memiliki inovasi yang tak kalah dari Oze dan Nurmila. Yaitu Yuni Rahma Khoirunnisa dan Vina Ardina Reswari yang membuat karya inovati berupa payung serba guna. Kedua siswi yang berasal dari kelas XI itu juga berasal dari kelas unggulan yang merupakan adik kelas Oze dan Nurmila. Tercipatanya karya inovatif itu juga berawal dari tugas kelompok mata pelajaran Produk Inovatif saat kelas X. ”Payung yang kami buat juga banyak kegunaannya,” ujar Yuni.
Yuni menjelaskan, payung buatannya itu bisa digunakan dalam tujuh fungsi sekaligus. Yaitu mulai dari payung, tenda, tongsis (tongkat narsis/tripod), ransel, senter (lampu), gelas (cangkir), emergency lab (tempat istirahat/tempat perawatan secara darurat). Ia dan temannya dalam membuat karya tersebut cukup mengeluarkan dana Rp 200 ribu. Modal tersebut untuk membeli bahan yang berupa kain parasit, tongkat aluminium, cangkir dan lampu senter.
Yuni menambahkan, fungsi utamanya payung sebagai pelindung saat hujan. Adapun fungsi lainnya yaitu bisa menjadi tenda jika payung itu disambung dengan kain parasit lagi dan risleting. Selanjutnya, batang gagang payung itu juga bisa difungsikan sebagai tripod (penyangga kamera). Gagang payung itu juga bisa disambung dengan lampu senter otomatis. Yang nantinya bisa dijadikan pegangan atau gagang lampu senter tersebut. (AYU)


****
TENTANG PENULIS

Titis Ayu w  yang akrab disapa Ayu. Awal karir sebagai  jurnalis, mulai dari radio, website online, creative and reporter MNC Lifestyle, media cetak dan balik lagi ke online. Sering dikejar deadline, jadi ga pernah ngeblog lagi atau pun nulis puisi yang hampir tiga buku. Cita-citanya ingin jadi ibu rumah tangga yang masih berkutat di dunia penulisan dan jualan. Bisa dihubungi di akun Facebook, Twitter dan IG @titisayuw
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.