Farida Rosdian, Bungkam Nyinyiran Lewat Tulisan



     Ketika sebuah pohon makin tumbuh tinggi dan berbuah, maka semakin kencang angin yang ingin menggugurkan daunnya. Ungkapan tersebut memang benar, karena semakin seseorang berhasil menggapai suatu keinginan, maka banyak pula orang yang ingin menjatuhkannya.

     Di Ciamis, Rosi Rosdiani atau yang dikenal dengan nama pena Farida Rosdian menjalani kehidupan yang sama seperti warga negara pada umumnya. Bedanya, perempuan kelahiran tahun 1984 ini haus akan ilmu kepenulisan. Beberapa lembaga menulis online pernah ia ikuti, seperti Rumpun Nektar, Kobimo, Forum Aktif Menulis dan FLP Bandung meski terbentur waktu antara menulis dan bekerja.

     Berawal karena ketidak puasan saat membaca cerita, membuat imajinasinya tergerak untuk menciptakan tokoh dan alur yang ia buat sendiri. Farida merasa bahwa ketertarikannya pada dunia literasi membuat dirinya ingin mendapatkan ilmu lebih. Sehingga bergabunglah dirinya dengan Jaringan Penulis Indonesia dengan harapan mendapat berbagai ilmu dari beberapa sumber. Sesuai dengan cita-citanya, bahwa ia ingin karyanya bisa dinikmati oleh khalayak umum.

     Usaha untuk membuat tulisannya semakin apik dan enak dibaca, tidak semudah membalik tangan. Kegiatan menulisnya harus terbentur dengan waktu kerja. Sebagai admin di salah satu toko baju online mengharuskannya selalu online setiap hari untuk sekedar menjawab atau menerima pesanan dari pelanggan. Rutinitasnya tidak memungkinkan bagi Farida untuk konsentrasi menulis hingga ia harus menulis saat malam datang atau subuh menjelang. Menurut Farida, waktu selesai sholat subuh adalah waktu yang tepat untuk merangkai ide karena otak masih segar saat belum memulai rutinitasnya.

     Tak hanya itu, perempuan penyuka sayur asem ini juga kenyang dengan nyinyiran dari sekelilingnya saat ia menulis. Farida hanya tersenyum ketika mereka bilang bahwa menulis adalah kegiatan abstrak yang tidak ada gunanya dan buang-buang waktu.

Merasa down?
Tidak. Farida tidak pernah mengeluh meski karyanya tidak bersambut dan mengalami penolakan, apalagi dalam menghadapi omongan orang yang ingin menjatuhkannya. Farida membungkam mereka dengan beberapa karya meski masih dalam sebuah antologi. Karyanya yang pernah dimuat diantaranya :
1. Mengeja Cinta Ilahi (Antologi Rendjana, AE Publishing, 2014)
2. Epilog Rindu (Antologi Rendjana, AE Publishing, 2014)

3. Kelud Menyapa Di Remang Malam (Antologi Puisi, Fam Publishing, 2014)
4. Kisah Dari Negeri Dua Musim (Antologi Puisi,  Fam Publishing, 2014)

5. Si Penjaga Palang Pintu Dan Figuran Di Sekelilingnya (Cerpen, dimuat media online RiauRealita)

     Sebelum bergabung dengan JPI, pernah suatu ketika Farida nekat pergi ke Jakarta untuk mengirimkan hard copy setebal kurang lebih 250 halaman (4 episode) naskah skenario sinetron yang dibuatnya pada salah satu PH yang terbilang besar di Indonesia. Hal itu memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Beberapa bulan ia menunggu jawaban atas naskah yang dikirimkannya, namun tidak juga ada kabar. Kemudian ia mengenal Jaringan Penulis Indonesia dan menjadi anggotanya. Dari bahasan sahabat JPI lah Farida akhirnya paham, bahwa menulis skenario harus dimulai dari hal terkecil dahulu, seperti harus lolos menulis sinopsis dan kemudian baru menulis skenario. Begitupun juga dengan pihak PH yang tidak akan mau bersusah payah membaca naskah dari seseorang yang bahkan reputasinya masih dipertanyakan.

     Pengalaman nekatnya memberi pelajaran dan akan dijadikan acuan olehnya sendiri,  bahwa apapun yang akan dikerjakannya, tidak harus dengan terburu-buru.

     Kini putri sulung dari dua bersaudara ini memantapkan hati untuk berhenti bekerja dari pekerjaan lamanya dan mencoba membuka bisnis online sendiri sembari membaktikan hidupnya untuk merawat orang tua.

     Untuk yang ingin berkenalan dengan Farida Rosdian, bisa kunjungi media sosialnya,
Instagram : @fr_rosdian
Facebook : Farida Rosdian

Berikut biografi singkat Farida Rosdian

Nama Lengkap : Rosi Rosdiani
Nama Pena: Farida Rosdian/ Ochi Rosdian
Tempat/tanggal lahir : Ciamis, 06 Oktober 1984
Alamat : Dusun Cisaar RT. 01/ RW. 03 Desa Kertahayu Kec. Pamarican Kab. Ciamis 46382
Pendidikan :
Formal
- SDN Sirna Sari (1991-1997)
- SMPN 2 Pamarican (1997-2000)
- SMA Negeri 1 Banjar (2000-2003)
Non formal
-Komputer & menjahit di LPK Popbayo Banjar (2011)
-Berkecimpung di dunia kepenulisan sekitar tahun 2012 dengan mengikuti berbagai grup kepenulisan di FB seperti Komunitas Penulis Sastra Indonesia, Rumpun Nektar, (FAM) Forum Aktif Menulis, FLP Bandung, Kobimo dan lain-lain.
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.