Ibu


perempuan hebat itu kusebut ibu,
   nyawanya dipertaruhkan demi hadirku,
   waktunya dikorbankan demi mengurusku,
   dan segalanya direlakan demi aku. 

   cintanya besar tiada berujung,
   sedihku buatnya berkabung,
   suksesku buat bahagianya tak terbendung,
   maka sepatutnya ia kusanjung. 

   kan kusayangi selagi ada,
   kan kubahagiakan selagi bisa,
   karna di telapak kakinya surga berada.



🖤 Mei
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.