Wow di Jepang Ada Salon Khusus Cukur Kumis

Tinggnya kesadaran pemerintah Jepang akan pentingnya keselamatan dan keamanan dalam pelayanan publik membuat Jepang menjadi salah satu negara dengan sistem keamanan terbaik di dunia.

Penerapanan keamanan dan keselamatan dalam bekerja merupakan prosedur tetap (protap) yang harus dipatuhi oleh semua pelaku usaha yang mau mengembangkan bisnisnya di negeri sakura. Standar pelayanan yang tinggi selalu diterapkan di semua bidang, mulai dari teknologi hingga kecantikan. Contohnya saja dalam hal membuka bisnis salon dan menyediakan layanan cukur kumis. 

Di Jepang Pisau cukur yang digunakan untuk keperluan komersil harus medapatkan izin dari pemerintah
Foto: Tetsu Konishi
Di negeri sakura ini, pendirian sebuah salon kecantikan harus diketahui pemerintah yang membidangi keamanan dan kesejahteraan. Aturan ini wajib diberlakukan bagi pelaku usaha yang ingin menyediakan jasa apapun, tak terkecuali jasa cukur kumis. Bagi pemerintah Jepang, mencukur kumis adalah hal yang membahayakan jika dilakukan orang yang tidak ahli dibidangnya. karena salah mencukur, maka akibatnya akan fatal. Pisau cukur dianggap sebagai benda tajam, sehingga jika hendak digunakan untuk tujuan komersil maka si pengguna harus melaporkannya kepada pemerintah karena penggunaan benda tajam diatur dalam undang-undang. 
Salon khusus pria di Jepang disebut Riyouin
Ilustrasi gambar pixabay.com
Di Jepang, ada dua tipe salon, yaitu salon khusus wanita (Biyouin) dan salon khusus pria (Riyouin). Meskipun ada dua tipe salon, namun urusan cukur-mencukur kumis hanya bisa dilakukan di salon khusus pria saja (Riyouin). Jika salon itu khusus pria (Riyouin) dan ingin menyediakan layanan jasa cukur kumis, maka si pemilik salon harus izin ke pemerintah terlebih dahulu dan melaporkan usahanya ke pihak yang membidangi keamanan dan kesejahteraan.

Pendirian Biyouin dan Riyouin didasari atas undang-undang yang berlaku di Jepang. Riyouin diatur dalam undang-undang tentang Riyoushitsu, sementara Biyouin diatur oleh UU tentang Biyouin. Undang-undang tentang Riyoushitsu, menyebutkan bahwa Riyouin adalah salon khusus pria yang meyediakan jasa potong rambut dan cukur kumis, sementara itu UU tentang Biyouin menyatakan bahwa Biyouin merupakan salon khusus wanita yang menyediakan perawatan khusus wanita mulai dari perawatan rambut, tata rias wajah (make up), pijat, dan lain-lain. Biyouin diperbolehkan membuka segala jenis layanan perawatan wanita, kecuali jasa mecukur kumis. 

Jika di Indonesia, siapa saja boleh membuka salon asalkan ada lahan dan uang, lain halnya di Jepang. Menjadi pengusaha salon kecantikan di Jepang harus izin ke pemerintah. Kemanan, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan adalah hal yang wajib diterapkan bagi seluruh pebisnis di Jepang. Biyouin dan Riyouin sudah melapor ke pemerintah, maka selanjutnya pemerintah akan melakukan pengecekan pelayanan dan kebersihan tempat secara berkala. Jika, pelayanan dan fasilitas dianggap tidak memenuhi standar, maka siap-siap saja usahanya ditutup pemerintah atau dilarang beroperasi sementara waktu. Keren kan! (DF)

Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.