SERUPA LUKISAN AWAN DI PAGI NAN KELAM By. Dewy Rose



Tiada nampak mentari berkilau
Hanya desahan sang angin membelai dingin
Dan nyanyian dahan ranting saat gelisah
Menanti buliran embun yang mengalir
Menuju ke tanah 
lalu ... melesap tanpa jejak

Begitu pun risalah hati nan sunyi
Menanti sebuah rasa yang 'kan hadir
Memercikan kerinduan pada kalbu nan hampa
Hingga malam kian larut bernafas semu
Hanya sebait warta tergores
Penghantar senyum lalui lelap

Dan
Pagi menjelang dengan tanpa kilauan
Serupa lukisan awan di pagi nan kelam
Hanya menanti dan menanti
Sampai mentari 'kan menyapa sunyi
Dengan senyuman hangat nan abadi

Lihatlah!
Pada kanvas cakrawala yang kelabu
Tiada warna-warni seindah pelangi, lagi!
Seperti dahulu
Ya! Dahulu!
Saat kau semai rasa pada biduk yang terombang-ambing
Sendiri lalui waktu
Namun ...
Akankah penantian itu kian berakhir?
Sedangkan dermaga masih dalam pencarian ...

Bekasi, 19 Maret 2018
06:06
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.