Hatiku Tercyduk Copet Tampan



SINOPSIS FTV REGULER
Hatiku Tercyduk Copet Tampan

Ide Cerita & Skenario
R. Resvita
Endik Koeswoyo



     Royani (19) anak semata wayang Babe Duloh (50) juragan angkot. Walaupun anak tunggal Royani tidak manja, sebagai jebolan SMA. Royani bermimpi bisa kuliah di Kampus ternama, oleh sebab itu meski sering dilarang babe. Setiap hari Royani selalu narik salah satu angkot babenya, dan uangnya selalu di tabung untuk mewujudkan impiannya.
     Suatu hari ketika sedang narik angkot, penumpang Royani di copet Fariz (22) di dalam angkot yang sedang di bawa Royani. Fariz langsung loncat dari angkot dan melarikan diri, Royani yang jago silat tidak tinggal diam. Dia langsung mengejar dan menyergap Fariz. Fariz kalah telak melawan Royani. Malu dan marah, Fariz sempat mengancam Royani sebelum kabur.
     Di kostnya Fariz penasaran dengan sosok Royani, tanpa sadar dia terus terbayang wajah Royani yang manis namun tegas. Fariz menutup matanya karena wajah Royani tidak mau pergi dari pikirannya. Besoknya Fariz mendatangi pinggir stasiun yang biasa digunakan supir angkot ngetem menunggu penumpang. Fariz mencoba mencari tau tentang supir angkot cantik dan jago silat. Fariz mendapat informasi kalau gadis itu bernama Royani anak juragan angkot dan kalau siang-siang begini dia suka ada di rumah bedeng di belakang stasiun. Fariz segera mendatangi rumah bedeng itu, tadinya Fariz mau ngajak kenalan tapi dia melihat Royani sedang mengajar anak-anak jalanan sekitar stasiun. Fariz pun mengurungkan niatnya dan dia hanya mengintip memperhatikan Royani
     Hampir tiap siang, kerjaan Fariz mengintip Royani yang sedang mengajar. Lama-lama Royani curiga ada seseorang yang ngintipin dia. Royani diam-diam ambil ember dan menyiram orang yang sedang mengintipnya. Fariz keluar dari tempatnya sambil basah kuyup. Melihat Fariz, Royani langsung pasang kuda-kuda karena dia ingat ancaman Fariz tempo hari.
     Fariz menenangkan Royani dan berkata dia datang kesini dengan maksud meminta maaf dan ngajak kenalan. Royani menerima permintaan maaf Fariz dengan syarat Fariz jangan pernah mengganggunya. Fariz bilang tidak bisa karena dia ingin membantu Royani mengajar anak-anak juga. Royani tertawa dengan keinginan Fariz, bagaimana mungkin Fariz yang berpenampilan mirip preman dan berprofesi sebagai copet bisa sabar mengajar anak-anak jalanan?? tapi Royani memberi kesempatan Fariz, asal dia merubah penampilannya jangan seperti preman. Royani beralasan, kasian muridnya nanti pada takut. Besok siang Fariz sudah sampai di bedeng dengan penampilan beda 180 derajat. Royani sempat pangling karena Fariz terlihat tampan. Malu karena Fariz sadar diperhatikan, Royani segera memalingkan wajahnya.
    Di rumah, Babe Duloh mulai mendengar selentingan kedekatan anaknya dengan preman yang berprofesi sebagai copet. Dia pun membicarakan kegelisahannya ke sesama juragan angkot Bu ASIH (50 tahun). Babe Duloh Takut anak kesayangan nya akan terjerumus ke hal negatif. Bu Asih yang bisnis angkotnya hampir gulung tikar tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dia pun mengusulkan untuk menjodohkan Royani dengan Andre (22) anaknya yang ngakunya seorang pengusaha sukses dan pelatih taekwondo. Babe Duloh setuju dan mereka berencana  mempertemukan Royani dan Andre hari sabtu depan. Keinginan itu disampaikan Babe Duloh ke Royani, awalnya Royani menolak karena dia belum bisa  mewujudkan cita-citanya. Tapi Babe Duloh berjanji, Royani tetap bisa mewujudkan cita-citanya kuliah sampai jadi Sarjana walaupun sudah menikah. Demi melihat Babe nya bahagia Royani akhirnya menyetujui perjodohan itu.
     Sudah hampir satu minggu Fariz tidak melihat Royani di bedeng, khawatir kalau Royani sakit. Fariz pun bertanya ke beberapa supir angkot tentang keberadaan Royani, info dari mereka Royani tidak boleh ke pinggir stasiun lagi karena mau dijodohkan. Tidak mau pujaan hatinya menikah dengan orang lain, malamnya Fariz langsung datang ke rumah Babe Duloh. Padahal malam itu adalah acara pertemuan keluarga Babe Duloh dan Bu Asih.
     Beruntung Babe Duloh orangtua yang bijak, dia menyuruh Fariz masuk dan bertanya maksud kedatangannya. Tanpa basa basi Fariz bilang dia bermaksud melamar Royani, Andre mengusir Fariz karena mengganggu acaranya. Royani mencegah Fariz pergi dan memohon pada Babe supaya Fariz juga diberikan kesempatan seperti Andre. Babe berpikir mencari cara supaya Fariz pergi dari rumahnya, akhirnya Babe berinisiatif Fariz dan Andre harus bisa mengalahkan jurus-jurus silat Royani. Dengan perjanjian, Fariz tidak boleh lagi mengganggu Royani kalau tidak bisa memenuhi persyaratan itu. Fariz setuju dengan syarat dari Babe Duloh sedangkan Andre melirik Ibunya dengan muka panik.
     Fariz sudah siap menerima serangan Royani dan pasrah akan kalah lagi, tapi karena Royani mulai menyukai Fariz dia rela pura-pura kalah. Tiba giliran Andre, mendadak perutnya langsung mulas. Andre izin ke toilet sebentar tapi ditunggu setengah jam, Andre belum keluar juga dari toilet. Bu Asih mengecek Andre di toilet kemudian berteriak meminta tolong. Ternyata Andre pingsan di dalam toilet, Bu Asih memutuskan pulang saja tanpa menunggu Andre siuman. Bu Asih melirik sinis Fariz, yg dianggapnya menggagalkan acara lamaran anaknya.
     Babe Duloh yang merasa Royani ada hati dengan Fariz, meminta Fariz membawa orang tua nya jika memang benar-benar serius ingin melamar Royani. Karena bagi Babe Duloh, Royani adalah segalanya. Walau awalnya ragu, Fariz meminta izin ke Babe Duloh supaya mengizinkan dirinya membawa Royani untuk dikenalkan ke orangtuanya. Babe Duloh setuju asal Royani ditemani Jupri (25 tahun) keponakannya sekaligus sepupu dekat Royani.
    Besok harinya Fariz membawa Royani dan Jupri kerumahnya. Royani dan Jupri kaget melihat rumah Orangtua Fariz yang mewah. Begitu melihat Fariz, Umi Jamilah (50 tahun) langsung menangis memeluk anaknya. Fariz minta maaf kepada ibunya karena sudah kabur dari rumah, di kesempatan itu Fariz juga menceritakan niatnya ingin melamar Royani. Umi senang kini Fariz sudah jauh berubah dibandingkan sebelumnya yang urakan. Umi juga welcome dengan Royani, dan mengajak Royani dan Jupri makan siang bersama sekalian Umi mau mengakrabkan diri dengan calon mantu.
    Adelia (20) masuk saat Fariz dan keluarganya makan siang, begitu melihat Fariz. Adelia menghampiri dan memeluk Fariz. Fariz kaget kemudian mendorong Adelia, Royani kaget maksimal tapi memilih diam. Umi yang memang mengenal Adelia, berusaha baik dan memperkenalkan Royani sebagai calon istri Faris. Royani mengulurkan tangan mengajak Adelia salaman. Adelia menjabat tangan Royani sambil memperhatikan penampilan Royani yang sangat sederhana berbeda dengan dirinya yang stylist.
     Di depan Umi Jamilah, Adelia menjelaskan kalau sebelum kabur. Faris sempat berjanji akan mengajaknya tunangan. Adelia juga menjelaskan kalau hubungan mereka sudah lama dan Adelia sedang mengandung anak Fariz. Royani kecewa dan langsung berpamitan pulang, Faris berniat mengejar tapi Umi Jamilah sudah marah-marah menyangka Faris sudah mempermainkan anak orang.
     Royani pulang kerumah sambil menangis dan langsung masuk ke dalam kamarnya. Babe Duloh yang heran segera mengintrograsi Jupri. Kebetulan saat Jupri sedang menceritakan kejadian di rumah Faris, Bu Asih datang berkunjung. Bu Asih yang ikut mendengar, sengaja memanas-manasi suasana dan langsung mempromosikan hanya Andre lah yang pantas buat Royani. Kali ini Babe Duloh menyerahkan semuanya kepada Royani.
     Beberapa hari kemudian, walaupun belum bisa move on dari Fariz. Royani tetap nekat narik angkot ditemani Jupri. Karena melamun Royani tidak sengaja menabrak seorang gadis hingga pingsan, Jupri yang membopong gadis itu mengenalinya sebagai Adelia. Merekapun segera membawa Adelia ke rumah sakit. Royani yang merasa bersalah meminta Jupri menghubungi Faris dan memberitau kalau tunangannya masuk rumah sakit. Tanpa sepengetahuan Royani dan Jupri, Adelia sudah siuman di ruang UGD dan langsung menghubungi kekasihnya.
     Karena tidak tau lokasi rumah sakitnya, Fariz menelpon Jupri dan memintanya menunggu di pinggir jalan agar mudah terlihat. Faris sampai agak lama karena terjebak macet, ketika mereka bertiga menuju ruang UGD sudah ada Andre menemani Adelia. Mereka tampak akrab, dilihat dari Andre yang terus memegang tangan Adelia selama berbicara.
     Faris, Royani dan Jupri heran kenapa bisa ada Andre di dalam, Faris berusaha mencari tau dengan menguping pembicaraan mereka berdua. Faris kaget mereka adalah sepasang kekasih. Ternyata selama ini Adelia bohong, soal kehamilannya hanya akal-akalan mengincar harta orang tua Fariz saja, sedangkan Andre sengaja mendekati Royani juga untuk mengambil alih lahan bisnis angkot Babe Duloh. Royani yang emosi karena babenya dimanfaatkan, langsung melabrak Andre dan memelintir tangan Andre. Faris dan Jupri gerak cepat memisahkan Royani dan Andre, tidak lama kemudian security rumah sakit dan beberapa perawat meminta Royani keluar dari tempat itu karena membuat keributan.
     Malam harinya Faris dan orangtuanya sengaja main kerumah Royani, Babe Duloh marah dan langsung mengusir Faris. Umi Jamilah meminta sedikit waktu untuk menceritakan masalah Faris. Ternyata dulu Faris sempat kabur dari rumah sebagai protes karena kurang kasih sayang. Umi Jamilah memang seorang pengusaha sukses, kesibukannya ngurusi agen Umroh membuat Umi Jamilah kurang memperhatikan Faris. Saat galau itulah Adelia datang di kehidupan Faris, pura-pura mencintai Faris. Tapi sewaktu Faris kabur dari rumah dan kehabisan uang Adelia malah menjauhi Faris. Faris yang kepepet tidak punya uang dan kelaparan akhirnya menjadi copet sampai akhirnya bertemu Royani.
     Emosi Babe Duloh mereda dia kemudian menanyakan maksud kedatangan mereka, apakah cuma menceritakan masa lalu Faris saja?? Sebelumnya Faris meminta maaf karena tiga hari lalu sudah membuat anak kesayangan Babe Duloh menangis. Maksud kedatangannya kali ini bersama kedua orangtuanya untuk melamar Royani. Babe Duloh tidak bisa menjawab, dia menyerahkan semuanya kepada Royani.
     Faris menghampiri Royani yang sejak tadi berdiri di belakang Babe Duloh, Faris bertanya apakah dia boleh menjadi imam Royani?? Royani tersenyum dan mengangguk. Umi Jamilah minta nikah secepatnya saja, kebetulan bulan depan dia harus antar jemaah Umroh. Fariz bilang, nikah di Mekkah saja, semua keluarga dibawa. Umi Jamillah setuju. Babe Dulloh sujud syukur, impiannya ke Mekkah bakalan terwujud.


-SEKIAN-
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.