Begini Cara Promosikan Konten Kalian di Internet


KabarJPI- Yogyakarta: Ternyata promosi lewat media sosial itu tak semudah yang dibayangkan. Banyak UMKM melakukan ketidak tepatan dalam berporomosi di Sosial media. Antara lain, Instagram, Facebook, Whatsapp, website dan lainnya. Kebanyakan mereka mengunggah foto produk ataupun memberikan caption seadanya, lantas berharap produk atau barang kan habis terjual. Tentunya ada trik khusus, yang dilakukam para pelaku Umkm agar promosi lewat sosial media tepat sasaran, sesuai, dan produk laku dijual.
Melihat  masalah tersebut, tim Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT KUMKM) DI Yogyakarta menyelenggarakan Kelas Bisnis Selasa Pagi dengan mengusung tema "Meramu Konten untuk Promosi Sosmed".
Acara yang diselenggarakan pada Selasa (21/11) pukul 09.00 bertempat di gedung PLUT di Jalan HOS. Cokroaminoto No.162 Yogyakarta itu dihadiri lebih dari 10 orang mitra PLUT. Kelas yang diisi salah satu konsultan PLUT Imam Syafi'i ini menjelaskan tentang tujuan utama konten Marketing baik untuk Website, Instagram atau Facebook.
"Jika membuat konten dengan tujuan langsung dibeli konsumen itu keliru," ungkapnya.
Ia membeberkan, tujuan utama konten marketing yaitu memberi tahu apa-apa yang dibutuhkan konsumen. Kemudian membuat konten berikutnya agar pembaca atau yang melihat tertarik. Jika pembaca atau pengikut tertarik, otomatis menggiringnya untuk membeli.
"Jadi jangan langsung. Kenali target pasar kita dulu. Orang mau beli itu kan karena butuh dan memiliki masalah. Misalnya, orang mau beli celana. Selain model yang sedang tren, karena memang butuh sebab celana lama sudah sempit atau sobek. Nah dari masalah mereka itu, pelaku usaha memberikan edukasi lewat postingan. Bagaimana cara merawat celana dengan bahan yang halus," papar Imam yang juga pengusaha kaos ini.
Selanjutnya, Imam menjelaskan tentang konten. Sebelum konten dibuat sebaiknya melakukan perencanaan. Hal tersebut bisa digali lewat google analytic untuk mencari kata kunci. Setelah diperoleh dilakukan seleksi kata yang pas dengan produk. Kemudian menentukan target audiens, melakukan survey tentang berapa pendapatan mereka (audiens) dan dimana mereka tinggal.
"Hal itu diperlukan, untuk mengetahui karakteristik calon pembeli kita. Sehingga kita tau konten apa saja yang harus kita sodorkan," jelasnya.
Ia melanjutkan, setelah perencanaan dibuat lalu produksi konten. Dan distribusi konten. Dalam distribusi konten, bisa berupa foto, ebook, infografis, artikel, dan video.
Usai menjelaskan, Imam pun meminta peserta yang hadir untuk praktik membuat konten sebanyak 300 kata. Dan salah satu dari mereka pun diminta membacakannya.
Imam pun memberikan rumus membuat konten dalam bentuk segitiga. Yaitu, paling atas berbentuk kerucut berisi konten penjualan. Tengah berisi konten branding, dan yang paling bawah konten pengenalan. Di konten pengenalan ini sebaiknya diperbanyak. Terutama mengulas umum terlebih dahulu kemudian baru mengkerucut.
Imam berharap, para pelaku UMKM mau mempraktikan apa yang disampaikan. Kemudian membuat perubahan berpromosi lebih baik. Tak hanya melalui sosial media, tapi juga memiliki website dan berpromosi di sana.

Kontributor: Titis Ayu
Editor: Adit Mahatva
Posting Komentar
www.jaringanpenulis.com. Diberdayakan oleh Blogger.