www.jaringanpenulis.com


Selasa, 21 Maret 2017

Riwayat Sebuah Pohon

RIWAYAT SEBUAH POHON 1
Oleh: Al Hadeed

Siapa sangka
bahwa pohon kecil
di samping kandang kambing dulu
yang tumbuh dengan gersang, sakit-sakitan,
sebab kurang air, kurang pupuk,
kurang rawat,
kurang ini, kurang itu
kini menjadi pohon yang dibanggakan
yang tanpa lelah meneduhi orang-orang
yang kelelahan di bawahnya
siapa sangka

Sebab demikian kita tak boleh mendahului
sebab siapa yang bisa menimbang, menakar
dengan timbangan angan
untuk beberapa tahun ke depan
atau mungkin puluhan tahun ke depan.

Tepi jalan, 9 Maret 2017

RIWAYAT SEBUAH POHON 2

Dengan apa mencuci luka yang kasat mata
hingga seolah-olah cacian-makian itu tak pernah ada
dengan apa
bagaimana menerbitkan sebuah senyuman
yang sudah lama mati
untuk mereka, yang sekaligus penyebabnya.

Tepi jalan, 9 Maret 2017


PROFIL PENULIS

Al Hadeed, penulis muda asal Palembang.  Lahir di Palembang, pada 10 September 1998. Peraih juara harapan 1 lomba menulis surat tingkat nasional di Bandung. Aktif belajar di Komunitas Pena Terbang dan Jaringan Penulis Indonesia. Tulisannya telah dimuat di beberapa media.

Reaksi:

0 komentar:

PALING BARU DARI JPI

TERBITKAN KARYAMU BERSAMA KAMI

POPULAR POSTS

POPULAR POSTS